Keterangan Pers Presiden Joko Widodo Seusai Pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Belanda, Di MGM Grand Sanya Hotel, Hainan, RRT, 27 Maret 2015

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 31 Maret 2015
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 23.150 Kali

admin-ajax.php_Saya menjelaskan mengenai pertemuan ini dengan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. Tadi kita berbicara masalah keinginan kita untuk peningkatan ekspor ke Eropa, karena hampir sebagian besar ekspor kita ke Eropa itu lewat Belanda. Dan tadi kita ingin agar peningkatan itu bisa dinaikan lagi.

Yang kedua, ekspor palm oil kita juga lewat Belanda lah yang terbesar. Jadi kita ingin agar ke depan bisa ditingkatkan lagi. Sekali lagi, memang Belanda menjadi pintu gerbang kita untuk masuk ke Eropa.

Yang ketiga, masalah untuk keamanan penerbangan kita yang ke Eropa, karena selama ini memang Belanda memberikan bantuan ke kita untuk masalah ini, sehingga kita bisa terbang kembali ke Eropa. Ini juga harus dijaga, jangan sampai persepsi/image itu menjadi turun, karena peristiwa-peristiwa yang terjadi di tanah air.

Yang terakhir, kita ingin agar kerjasama di bidang water management dan pembangunan pelabuhan itu kita akan terus lanjutkan untuk lokasi-lokasi dan tempat-tempat yang lain di Indonesia.

Termasuk juga pembangunan Giant Sea Wall, saya tadi minta untuk dilanjutkan perencanaannya. Sehingga nanti bisa dikonkretkan dalam sebuah pelakasaan pembangunan.

Yang paling penting, perencanaannya ada, langsung diputuskan, langsung dilaksanakan. Untuk saat ini perencanaannya belum selesai, dulu baru makronya, mestinya ada sebuah perencanaan yang lebih detail, study yang lebih detail, baru diputuskan. Masih dalam kalkulasi-kalkulasi dengan Bappenas, dengan Pemerintah DKI Jakarta.

Kalau rencana detailnya sudah ada, bisa saja langsung kita putuskan tahun ini. Karena kita semua memang ingin kerja cepat.

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru