Ketika Kecil Dulu, Seskab Mengaku Takut Sekali Dengan Polri

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 13 Desember 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 20.536 Kali
Seskab Pramono Anung beserta penerima anugerah Bintang Bhayangkara Utama dikawal Kapolri dan Wakapolri memasuki auditorium PTIK, Jakarta, Rabu (13/12) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Seskab Pramono Anung beserta penerima anugerah Bintang Bhayangkara Utama dikawal Kapolri dan Wakapolri memasuki auditorium PTIK, Jakarta, Rabu (13/12) pagi. (Foto: JAY/Humas)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengaku dirinya bersama para menteri Kabinet Kerja lainnya merasa bangga dan mendapatkan kehormatan yang luar biasa atas anugerah Bintang Bhayangkara Utama  yang diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

“Penghargaan ini tentunya menjadi sebuah modal sekaligus tantangan bagi kami yang mendapatkan penghargaan dari Polri,” kata Seskab Pramono Anung saat mewakili para menteri Kabinet Kerja menyampaikan sambutan pada acara anugerah Bintang Bhayangkara Utama Polri, di Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan, Rabu (13/12) pagi.

Seskab mengaku masih ingat ketika dulu kecil itu, yang namanya Polri itu seperti momok, yang membuat diirinya takut sekali karena sering melanggar lalu lintas. “Mudah-mudahan dengan penghargaan yang kita terima kita tidak ditilang lagi oleh para polisi,” kata Pramono yang disambut senyum hadirin di acara tersebut.

Tidak seperti saat menerima penghargaan tinggi dari negara, Bintang Mahaputra Pradana, karena sebagai pimpinan DPR yang telah menyelesaikan tugasnya dengan baik selama 5 (lima) tahun, saat menerima Bintang Bhayangkara Utama sekarang, Seskab Pramono Anung merasa lebih excited.

Karena itu, atas nama pribadi dan penerima Bintang Bhayangkara Utama, Seskab Pramono Anung mengucapkan terima kasih dan merasa tersanjung. Ia berharap mudah-mudahan anugerah ini menjadi motivasi para penerima bintang Bhayangkara Utama untuk bekerja lebih baik. (FID/JAY/ES)

 

Berita Terbaru