Kirim Utusan Khusus, PM Jepang Sampaikan Komitmen Bangun Infrastruktur Indonesia

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 10 Juli 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 33.726 Kali
Presiden Jokowi memperkenalkan menterinya kepada Utusan Khusus PM Jepang, Hiroto Izumi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (10/7)

Presiden Jokowi memperkenalkan menterinya kepada Utusan Khusus PM Jepang, Hiroto Izumi, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (10/7)

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Perdana Menteri (PM) Jepang, Hiroto Izumi, di Istana Merdeka, Jumat (10/7).

Menko Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan, kunjungan Hiroto Izumi itu dimaksudkan untuk mengantarkan surat PM Jepang Shinzo Abe kepada Presiden Jokowi, bahwa Pemerintah Jepang sangat komit untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur Indonesia.

“Mereka siap berpartisipasi membangun listrik 35 ribu MW, Jepang siap mengambil sampai dengan 12.500 MW, ditambah dengan membangun jaringan, termasuk pembangunan jaringan bawah laut Selat Sunda (HVDC),” kata Sofyan kepada wartawan.

Pemerintah Jepang, lanjut Sofyan, juga siap membantu dalam bentuk pinjaman yang bisa digunakan segera, jika pemerintah Indonesia membutuhkan.  Selain itu, Jepang sangat serius  mempertimbangkan dan ingin berpartisipasi dalam proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung.

“Mereka datang dengan proposal yang cukup teknis, jauh lebih baik daripada proposal-proposal yang pernah kita dengar sebelumnya,” ungkap Sofyan.

1000 Delegasi

Dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi itu, lanjut Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Utusan Khusus PM Jepang  Hiroto Izumi juga mengatakan, setelah pemerintah Indonesia memberikan bebas visa kepada wisatawan dari Jepang, maka sebelum akhir tahun ini akan ada rombongan besar yang dipimpin oleh seseorang Ketua Persahabatan Indonesia-Jepang untuk membawa sekitar 1000 delegasi untuk datang ke Indonesia.

“Delegasi tersebut berasal dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, kalangan pengusaha, wiraswasta, dan turis. Diharapkan nanti, sewaktu kunjungan ini, Presiden dapat menemui delegasi tersebut,” kata Sofyan mengutip Izumi.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah Jepang atas semua dukungannya, dan mengharapkan juga dengan diberikannya bebas visa, pemerintah Jepang juga bisa ikut membantu meningkatkan kedatangan turis Jepang ke Indonesia.

Saat menerima Utusan Khusus PM Jepang itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Mensesneg Pratikno, Kepala Staf Presiden Luhut B. Pandjaitan, dan Wakil Menlu AM. Fachir. (DND/UN/RAH/ES)

 

Berita Terbaru