Kontak Julie Bishop, Menlu Bicarakan Penjadwalan Ulang Kunjungan Presiden Jokowi ke Australia

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 6 November 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 21.963 Kali
Menlu memberikan keterangan pers usai mendampingi Presiden melakukan videoconference dengan WNI di Sydney Australia dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Minggu (6/11) siang. (Foto: Humas/Oji)

Menlu memberikan keterangan pers usai mendampingi Presiden melakukan videoconference dengan WNI di Sydney Australia dari Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Minggu (6/11) siang. (Foto: Humas/Oji)

Terkait dengan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menunda rencana kunjungan kenegaraannya ke Australia sehubungan dengan situasi dan kondisi terkini di Tanah Air yang memerlukan keberadaannya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi telah menjalin komunikasi dengan Menlu Australia Julie Bishop untuk penjadwalan ulang kunjungan tersebut.

“Jadi, paling tidak sampai saat ini saya sudah melakukan dua kali komunikasi dengan Menteri Luar Negeri Australia. Intinya kita akan mencoba mencari tanggal yang tepat baik bagi Pesiden Republik Indonesia maupun Perdana Menteri Australia agar kunjungan Presiden Republik Indonesia dilakukan ke Australia,” kata Retno kepada wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi melakukan videoconference, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (6/11) siang.

Saat ini, lanjut Menlu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong tengah berada di Australia dan melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Australia untuk membahas upaya untuk meningkatkan perdagangan dan juga meningkatkan investasi.

Menlu mengingatkan, Indonesia dan Australia saat ini sedang dalam proses untuk penyelesaian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement.

“Jadi intinya kerja sama di bidang perdagangan dan investasi terus dilakukan, pertemuan baru saja dilakukan oleh Pak Mendag dan Kepala BKPM, dengan begitu insya Allah pada saat Presiden akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Australia, maka hasil di bidang perdagangan investasi akan semakin banyak dan semakin konkret,” pungkas Retno.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya melihat situasi dan kondisi terkini di Tanah Air yang memerlukan keberadaannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk menunda agenda kunjungan kenegaraannya ke Australia.

Semula Presiden diagendakan untuk bertolak menuju Australia pada Sabtu (5/11) malam ini, dan akan berada di Australia hingga Selasa (8/11) mendatang.

Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres) Bey Machmudin dalam siaran persnya Sabtu (5/11) pagi mengemukakan, bahwa Presiden Joko Widodo telah menghubungi Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull untuk menyampaikan kabar penundaan kunjungan tersebut.

“Presiden juga telah menugaskan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi untuk membahas ulang penjadwalan kunjungan tersebut,” kata Bey. (FID/ES)

Berita Terbaru