Larangan Alat Tangkap Diprotes, Presiden Akan Tugaskan Menteri Susi Temui Nelayan Banten

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 23 Februari 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 49.758 Kali
Presiden Jokowi berdialog dengan nelayan di TPI Panimbang, Kab. Pandeglang, Banten, Senin (23/2)

Presiden Jokowi berdialog dengan nelayan di TPI Panimbang, Kab. Pandeglang, Banten, Senin (23/2)

Seusai meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Senin (23/2) siang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung menemui para nelayan yang sudah menunggunya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berlokasi di Jalan Raya Panimbang, Kec. Panimbang, Pandeglang, Banten.

Presiden Jokowi menjelaskan, kedatangannya ke TPI itu dimaksudkan untuk mendengar kalau ada keluhan/masalah yang disampaikan dari nelayan.

Mendapat tawaran seperti itu, sejumlah warga langsung menyampaikan masalah yang mereka hadapi, mulai dari tidak adanya bantuan bagi nelayan, adanya Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan soal larangan beberapa alat tangkap yang digunakan nelayan yang membuat mereka kesulitan mendapatkan ikan, juga masalah ombak yang cukup besar yang membuat erosi, juga keinginan untuk mendapatkan bantuan perumahan bagi nelayan.

Menanggapi hal itu, Presiden Jokowi mengatakan, karena menyangkut Permen Kelautan dan Perikanan yang dipersoalkan nelayan merupakan masalah teknis, ia berjanji akan menugaskan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menemui para nelayan di Pandeglang.

“Karena yang mengeluarkan peraturan tersebut di kementerian, nanti biar Bu Menteri  (Susi, red) ke sini saja agar bisa menjelaskan kepada nelayan,” kata Jokowi yang langsung disambut tepuk tangan ribuan nelayan yang memenuhi TPI Panimbang.

Terkait permintaan yang disampaikan oleh pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pandeglang mengenai permintaan bantuan, Presiden Jokowi langsung memberikan sumbangan, yaitu sebesar Rp 30 juta untuk pengolahan ikan, dan Rp 50 juta untuk dibagi-bagi kepada semua kelompok nelayan.

“Nanti untuk HNSI saya kirim Bu Susi. Bantuannya beda-beda, nanti untuk jaring, alat-alat dan untuk perumahan nelayan,” kata Presiden Jokowi.

Adapun terkait keluhan para nelayan mengenai masalah perumahan, Presiden Jokowi mengatakan, nanti kalau mau ada pembangunan perumahan, dari Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan disesuaikan dengan kebutuhan nelayan.

“Tidak mungkin kita paksakan. Yang mau dibangun itu kampung nelayan, bukan rusun. Kampung nelayan yang dirapikan. Penjelasan lengkapnya di Bu Susi,” kata Jokowi yang kembali disambut tepuk tangan para nelayan.

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan dialog itu antara lain Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Plt. Gubernur Banten Rano Karno, dan Bupati Pandeglang Erwan Kurtubi. (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru