Masyarakat Makin Kritis, Menkominfo Minta Humas Pemerintah Manfaatkan Media Sosial

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 25 November 2014
Kategori: Berita
Dibaca: 63.980 Kali
Menkominfo Rudiantara didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meninjau stad Setkab di Bakohumas Expo, Bandung, Selasa (25/11)

Menkominfo Rudiantara didampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meninjau stad Setkab di Bakohumas Expo, Bandung, Selasa (25/11)

Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) menyelenggarakan pertemuan tahunan 2014 di Bandung, Jawa Barat, Selasa – Kamis ( 25-27 November).

Ketua Bakohumas Pusat, Freddy H Tulung, yang juga Dirjen Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengatakan, tujuan pertemuan ini adalah memberikan pemahaman bagi anggota Humas mengenai peran kelembagaan sebagai simpul komunikasi pemerintah, terutama dalam penyediaan dan diseminasi informasi, serta mendukung kebijakan revolusi mental pemerintah.

“Kami harus memposisikan humas profesional yang berorientasi pelayanan publik, menumbuhkan insisiasi aksi dan komitmen bersama anggota humas pemerintah terkait pentingnya integrasi dan sinergi diseminasi informasi,” jelas Freddy.

Dukungan Infrastruktur

Sementara itu Menkominfo Rudiantara mengatakan, pemerintah membutuhkan dukungan infrastruktur untuk pembangunan teknologi komunikasi dan informasi. Untuk itulah, dalam Kabinet Kerja ini, kata Rudiantara, pemerintah  memiliki rencana untuk membangun pita lebar atau broadband plan, yang membutuhkan anggaran sebanyak Rp 270 triliun.

Menkominfo mengingatkan, dalam situasi keterbukaan informasi publik dewasa ini, masyarakat juga saat ini makin kritis dan pers yang makin bebas. Untuk itu, humas pemerintah harus mampu menyikapi dengan baik dan bijak.

Menurut Menkominfo, Indonesia termasuk salah satu negara yang memiliki pers yang bebas. Akan  tetapi menurut survey, kebebasan pers di indonesia masih kalah jauh dibandingkan negara lain, seperti di negara Brunai Darussalam.

Untuk itu, lanjut Menkominfo, pemerintah berupaya menjadikan posisi humas harus berubah yang tadinya top down terhadap media,kini  harus melakukan partisipatif dan pemberdayaan.

“Humas pemerintah harus siap mengantisipasi perubahan untuk mendongkrak kinerjanya,” pesan Menkominfo Rudiantara.

Menkominfo juga meminta para insan kehumasan agar memaksimalkan pemanfaatan media sosial. Ia mengingatkan, kita tidak bisa lagi hanya memanfaatkan media cetak dan televisi karena di media sosial semua bisa bicara apa saja, hampir tidak ada batasannya.

“Saat ini partisipasi publik dalam pembangunan harus dibuka, di sinilah peran humas harus mengemuka,” ujar Menkominfo Rudiantara seraya meminta agar Humas pemerintah jangan hanya sekedar memberikan pemahaman dan informasi yang biasanya satu arah, akan tetapi harus berubah menjadi fasilitator dan partisipatif dan memberikan inspirasi kepada publik terutama kepada pers.

“Dengan demikian semua akan mencair karena publik mendapatkan informasi yang jelas tentang berbagai keberhasilan pemerintah,” tutur Rudiantara.

Pembukaan pertemuan tahunan Bakohumas itu juga dihadiri oleh Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dan diikuti oleh kepala biro humas atau para penanggung jawab kehumasan di masing-masing kementerian/lembaga (K/L). (Humas Setkab/ES)

 

Berita Terbaru