Menkes: Presiden Minta Fokus Tangani Pandemi COVID-19 Secara Cepat dan Baik

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 23 Desember 2020
Kategori: Berita
Dibaca: 150 Kali

Menkes Budi Gunadi Sadikin memberikan keterangan pers usai dilantik, Rabu (23/12/2020), di Istana Negara, Jakarta. (Foto: Humas/Rahmat)

Presiden Joko Widodo meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk fokus menangani pandemi COVID-19.

“Agar difokuskan segera bisa dilakukan adalah bagaimana kami bisa menangani masalah COVID-19 ini dengan secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya,” ujarnya usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta.

Upaya tersebut dilakukan agar kehidupan masyarakat dapat segera pulih kembali.

“Agar semua murid bisa kembali bersekolah dengan segera, agar semua pengusaha UKM bisa segera kembali membuka tokonya, agar semua keluarga bisa kembali bersilaturahmi, dan agar seluruh rakyat Indonesia bisa hidup normal kembali,” ujar Budi.

Dalam penanganan pandemi tersebut, Menkes mengakui tidak bisa hanya dilakukan sendiri oleh Kemenkes, sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak.

“Kami harus lakukan secara inklusif, bergotong-royong, dan bersama-sama. Kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh komponen bangsa, baik itu asosiasi kedokteran, baik itu  pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, dan kotamadya, serta seluruh teman-teman sekalian,” ujarnya.

Ia berharap cara inklusif tersebut dapat segera bisa mengatasi pandemi COVID-19 dan Indonesia bisa segera pulih. “Mudah-mudahan segera kita bisa mengatasi pandemi COVID-19 ini dan kembali hidup normal untuk Indonesia masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Terkait proses pengangkatan dirinya menjadi Menkes, Budi Gunadi Sadikin mengisahkan telah dihubungi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada minggu lalu dan kemudian diberitahu akan diberi tanggung jawab sebagai Menkes di awal minggu ini.

“Diberitahu bahwa diberikan amanah sebagai Menteri Kesehatan di awal minggu ini. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden atas amanahnya,” tutup Budi Gunadi Sadikin. (FID/UN)

Berita Terbaru