Menlu: Presiden Jinping Sampaikan Komitmen RRT Untuk Tingkatkan Hubungan Bilateral

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 9 Mei 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 20.763 Kali
Menlu Retno Marsudi menjawab wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima anggota Dewan Negara RRT Yang Jiechi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/5) siang. (Foto: JAY/Humas)

Menlu Retno Marsudi menjawab wartawan usai mendampingi Presiden Jokowi menerima anggota Dewan Negara RRT Yang Jiechi, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/5) siang. (Foto: JAY/Humas)

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengemukakan, kunjungan anggota Dewan Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Yang Jiechi yang menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/5) siang, membahas dua hal besar, yaitu perdagangan dan investasi.

“Pertemuan Yang Jiechi dengan Presiden, intinya membawa pesan dari Presiden Xie Jinpin mengenai komitmen RRT untuk meningkatkan hubungan bilateral dengan indonesia di semua lini, di semua bidang. Dari bidang ekonomi, trade, investment dan lain lain,” kata Menlu kepada media di halaman Istana Merdeka usai mendampingi Presiden, di Istana Merdeka, Senin (9/5) siang.

Di bidang perdagangan, lanjut Menlu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa dari segi jumlah memang cukup besar, yaitu 44,4 miliar dollar AS tapi terdapat satu trend penurunan. Oleh karena itu, Menlu Presiden Jokowi meminta secara bersama-sama trend penurunan itu dapat dikembalikan lagi atau ditingkatkan dari sisi fitur perdagangannya.

“Oleh karena itu ada beberapa usulan Indonesia, misalnya Indonesia akan memberikan ITPC di Shanghai atau pusat promosi di Beijing dan sebagainya. Presiden juga meminta agar hambatan-hambatan perdagangan ini dapat diangkat,” ungkap Menlu Retno.

Kemudian di bidang investasi, Menlu menyampaikan, Delegasi Tiongkok mengatakan bahwa untuk tahun ini terdapat peningkatan yang cukup signifikan sebesar 400% dari Tiongkok. “Presiden menyambut baik. dan menyampaikan juga upaya-upaya yang sudah dilakukan Indonesia untuk menarik investasi asing ke Indonesia,” jelas Retno.

Menlu mengatakan bahwa presiden juga menyampaikan di dalam pertemuan bahwa intensitas komunikasi dari semua lini, baik dari level presiden kepada presiden, kemudian intensifikasi dan pertemuan antar Menko.

“Menko Polhukam baru kembali dari Beijing dan hari ini ada pertemuan high level ekonomi antara State Councilor dengan Pak Menko Darmin juga dilakukan” terang Menlu seraya menyebutkan. terdapat intensifikasi kontak antara para pejabat Indonesia dan Tiongkok untuk upaya peningkatan perdagangan dan investasi.

Mengenai apakah didalam pertemuan terdapat pembahasan mengenai kerjasama infrastruktur terutama mengenai kerjasama pembangunan kereta cepat, Menlu mengatakan ada pembahasan kerjasama infrastruktur dibahas secara sekilas dan hanya meng-highlight perkembangannya sejauh apa. (FID/RAH/ES)

Berita Terbaru