Menpora Janjikan Tetap Beri Bonus, Presiden Jokowi Minta Timnas Indonesia Tidak Patah Arang

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 18 Desember 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 22.421 Kali
Tim Nasional Indonesia (Foto: Istimewa)

Tim Nasional Indonesia (Foto: Istimewa)

Meskipun Tim Nasional (Timnas) Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah Thailand dengan skor 0-2 pada pertandingan leg kedua Final Piala AFF Suzuki 2016, di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu (17/12) malam, sehingga membuyarkan impian merebut piala tersebut, simpati atas perjuangan Boaz Solossa  dan kawan-kawan, disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pejabat negara.

“Jangan patah arang. Ambil pelajaran atas kekalahan. Timnas Indonesia tetaplah semangat,” ciut Presiden Jokowi melalui akun Twitter pribadinya @jokowi yang diunggah beberapa saat setelah berakhirnya pertandingan tersebut.

Sebelumnya, untuk memompa semangat Timnas Indonesia dalam pertandingan tersebut, Presiden Jokowi menjanjikan akan memberikan bonus sebesar Rp 12 miliar, jika mampu mengalahkan tuan rumah rumah Thailand.

Dengan bekal kemenangan 2-1 saat pertandingan leg pertama, di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (14/12) lalu, Timnas Indonesia cukup bermain seri untuk merebut Piala AFF Suzuki 2016 itu. Namun meski sudah berjuang sekuat tenaga, Timnas dipaksa menyerah 0-2 oleh pasukan Gajah Putih.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengaku bangga dengan perjuangan Boaz Solossa dan kawan-kawan, yang dinilainya telah berjuang maksimal untuk mewujudkan impian pecinta bola di tanah air merebut Piala AFF Suzuki 2016, meski akhirnya upaya tersebut kandas.

“Tetap Bangga dgn Timnas Indonesia, telah bermain maksimal. Mereka telah menjadi salah satu kekuatan pemersatu Bangsa #BanggaTimnas,” ciut Pramono, Sabtu (17/12) malam.

Tetap Ada Bonus

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menyaksikan pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand, dengan nonton bareng di halaman Kantor Kemenpora, Jakarta, Sabtu (17/12) malam, mengatakan tetap berterima kasih kepada seluruh punggawa Timnas Indonesia yang sudah berjuang maksimal meski harus gagal juara dan kalah 2-0 (3-2).

“Hasil ini harus kita syukuri bersama, kita tetap akan menyambut kedatangan para pemain,” kata Imam seraya menambahkan bahwa para pahlawan sepakbola Indonesia ini diterima oleh Presiden Joko Widodo.

Mengenai masalah bonus yang sudah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo, Menpora mengatakan tetap akan memberikan apresiasi dan penghargaan bagi para pemain. Namun mengenai teknis nominal bonus yang diserahkan, selanjutnya akan dikordinasikan lebih dahulu.

“Insya Allah tetap ada bonus bagi para pemain, namun mengenai berapa nilainya kita masih akan kordinasikan lebih dalam lagi. Yang pasti pemerintah tetap akan mengapresiasi perjuangan Boaz Solossa dan kawan-kawan,” tegas Menpora. (Humas Kemenpora/ES)

Berita Terbaru