Menteri PUPR: Seluruh Jalur Mudik di Tanah Air Siap Dilalui

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 21 Juni 2016
Kategori: Nusantara
Dibaca: 13.546 Kali

Tol PejaganMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan secara umum kondisi jalan di Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan siap dilalui pemudik saat arus mudik Lebaran 2016 nanti.

“Dari tinjauan langsung, untuk infrastruktur jalan dan jembatan di Sumatera sepanjang kurang lebih 7.961 kilometer jalan dan 42,70 kilometer jalan tol, kemudian di Jawa-Bali sepanjang 7.164 kilometer dan 668 kilometer jalan tol serta di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan sepanjang kurang lebih 2.482 kilometer pada umumnya mantap dan siap dilalui pada arus mudik nanti,” kata Basuki dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI membahas Persiapan Arus Mudik Lebaran 2016, di Jakarta, Senin (20/6).

Menteri PUPR mengakui, untuk di jalan Pulau Sumatera, ada beberapa lokasi yang perlu mendapat perhatian dan sekarang masih dalam proses penyempurnaan yaitu di ruas Jalan Lintas Timur antara Betung-Jambi.

Kemudian, ada beberapa titik rawan longsor seperti di ruas Kabanjahe-Lawe Pakam Sumatera Utara, Ruas Tarutung-Sibolga Sumatera Utara. Lalu Ruas Pekanbaru-Kandis Riau, Ruas Pekanbaru-Payakumbuh Riau, Ruas Pekanbaru-Jambi, dan Ruas Lahat-Batas Bengkulu Sumatera Selatan.

Untuk di Pulau Jawa, menurut Basuki, yang perlu mendapat perhatian adalah di exit tol Brebes Timur karena diperkirakan akan menjadi titik kemacetan. Lalu Jalan Raya Kaligawe Semarang akibat rob, sebagai langkah darurat penanggulangan rob, akan dibuat tanggul sementara berupa karung dan juga saat ini telah disiapkan 12 pompa untuk menyedot air rob.

Dengan penanggulangan darurat itu, Jalur Pantai Utara (Pantura) diyakini akan aman untuk mudik. “Yang kena (rob) jalan nasional hanya di Semarang, bahkan menurut BMKG pada 6 Juli nanti kenaikan pasang laut mencapai satu meter,” kata Menteri Basuki.

Selain exit tol dan rob, lanjut Basuki, Jembatan Sipait yang masih dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan H-6 sudah selesai juga perlu diperhatikan. Jembatan Sipait, Pemalang, Jawa Tengah merupakan salah satu akses jalur alternatif rute Comal-Sragi-Bojong-Kedungwuni-Ponolawen-Pekalongan.

Kemudian, untuk peningkatan pelayanan jalan tol khususnya di Pulau Jawa dilakukan penambahan dan pemanfaatan ruas jalan tol, seperti beroperasinya tol Pejagan-Pemalang Seksi I dan II (Pejagan-Brebes Timur) sepanjang 20,20 kilometer, Surabaya-Mojokerto sepanjang 18 kilometer, dan Kertosono-Mojokerto (Mojokerto Barat-Mojokerto Utara) sepanjang 5 kilometer. Sementara untuk jalan tol yang siap digunakan secara fungsional adalah ruas Bawen-Salatiga sepanjang 17,57 kilometer dan ruas Solo-Kertosono sepanjang 20 kilometer.

Menurut Menteri PUPR, untuk jalan tol yang fungsional meski belum di-rigid (perkerasan jalan), paling tidak sudah lean concrete (lapisan beton) sehingga tidak berdebu.

Ia menegaskan bahwa semua pekerjaan fisik infrastruktur di lapangan akan selesai secara fungsional pada H-14, kemudian Kementerian PUPR juga menyiapkan alat berat di lokasi-lokasi rawan longsor untuk penanganan darurat dan tetap menyiagakan tim satgas banjir untuk mengantisipasi rob.

Untuk integrasi sistem pembayaran tol telah diuji coba sejak 13 Juni 2016 lalu. “Pengintegrasian sistem pembayaran tol meliputi tujuh ruas jalan tol yang melibatkan empat Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Kemudian untuk ruas Jakarta-Brebes Timur dari tujuh gerbang tol menjadi  tiga sehingga dapat mengurangi antrian. Sementara untuk pembayaran tetap dapat dilakukan secara tunai maupun non tunai menggunakan e-payment dari beberapa bank dan di Palimanan jadi gerbang bersama, dari 11 menjadi 26 gardu,” jelas Basuki.

Dengan terintegrasinya pembayaran tol dari Jakarta hingga Brebes Timur, maka transaksi dilakukan secara tertutup pada tiga gerbang tol yaitu Gerbang Tol Cikarang Utama (pengambilan kartu untuk cluster 1), Palimanan (pembayaran tol untuk cluster 1 dan pengambilan kartu untuk cluster 2), dan Brebes Timur (pembayaran tol cluster 2). (Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR/ES)

 

Nusantara Terbaru