Minta Masukan Pengembangan Ekspor, Presiden Jokowi Undang Eksportir Ke Istana

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 15 April 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 40.889 Kali
Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pertemuan dengan para eksportir, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) sore

Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam pertemuan dengan para eksportir, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) sore

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla mengundang sejumlah eksportir ke Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/4) sore. Presiden berharap bisa memperoleh masukan terkait upaya pemerintah memperkuat dan mengembangkan ekspor produk-produk dari tanah air.

Karena itu, Presiden meminta usulan-usulan baik yang perlu disampaikan untuk memperbaiki neraca perdagangan. Presiden beharapkan dalam situasi yang baik seperti ini para eksportir bisa mempergunakan peluang yang ada untuk lebih meningkatkan ekspornya.

┬ôKita (pemerintah) juga ingin tahu kebijakan-kebijakan, regulasi-regulasi apa yang diperlukan oleh para pengusaha? Sehingga dari sisi mana bisa kita dorong, dari sudut mana bisa kita bantu, ini yang ingin kita berikan bantuan,” jelas Kepala Negara.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa akan memudahkan ijin-ijin, dan memberikan insenti-insentif. Tetapi Presiden meminta diberi tahu agar Menteri-Menteri Kabinet Kerja ini betul-betul paham apa yang harus dilakukan antara pemerintah dan swasta.

Di bidang transportasi, Presiden menjelaskan niat pemerintah untuk terus mendorong infrastruktur agar daya saing competitiveness menjadi lebih baik, dan biaya-biaya di pelabuhan atau transportasi bisa ditekan sehingga memberikan daya dorong agar produk-produk Indonesia bisa berkompetisi di pasar global.

Hadir dalam kesempatan tersebut adalah Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Seskab Andi Widjajanto, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinov Chaniago, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri Kelautan dan Perikanaan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf kepresidenan Luhut B. Pandjaitan, dan Kepala BKPM Franky Sibarani. (Humas Setkab/ES)

Berita Terbaru