Keterangan Pers Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di London, Inggris, pada Selasa, 20 Januari 2026
Wartawan:
Izin, Bapak. Tadi Bapak sempat melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris. Kami ingin tahu, tadi sempat membahas new strategic partnership antara Indonesia dan juga Inggris, ini seperti apa, Bapak?
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto:
Ya, kita memandang UK, Inggris, sebagai sesuatu partner yang nanti bisa juga sangat berpartisipasi dalam ekonomi kita. Mereka punya teknologi, mereka punya keuangan, finance yang sangat kuat, mereka berminat untuk investasi di Indonesia. Dan, kita merasa kita bisa mendapat manfaat dari teknologi mereka, dari kemampuan keuangan mereka. Jadi, saya kira partnership ini akan sangat menguntungkan kedua belah pihak.
Wartawan:
Kalau di bidang maritim sendiri, Pak, seperti apa?
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto:
Di bidang maritim, mereka akan dukung rencana kita untuk membangun, pertama, 1.500 kapal ikan, karena kita mau besar-besaran investasi itu. Kita mau perbaiki desa-desa nelayan kita, kita ingin meningkatkan kualitas hidup para nelayan kita, kita ingin meningkatkan konsumsi protein rakyat kita, jadi ini sangat strategis bagi kita, ya. Ini sangat akan mempercepat pertumbuhan dan kemajuan ekonomi kita, khususnya di bidang maritim. Dan, saya ingatkan tiga perempat tanah air kita itu adalah laut ya, dan konsumsi protein kita oleh rakyat kita masih terlalu rendah, kita ingin tingkatkan untuk lebih baik lagi.
Wartawan:
Pak, tadi bertemu juga dengan di bidang pendidikan, Pak, ya, dengan universitas terkemuka di Inggris.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto:
Iya, baru saja.
Wartawan:
Mungkin kegiatannya seperti apa, Pak?
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto:
Kita ingin mengajak kerja sama nanti, mereka sudah banyak kerja sama dengan UI, Gadjah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita, ada di Singosari, ada di Bandung, di bidang- bidang yang kita butuh, bidang digital, bidang teknologi. Jadi, kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar. Kita harus punya tingkat pendidikan yang setinggi-tingginya, sederajat dengan yang terbaik di dunia. Oke. Terima kasih. Thank you.
Wartawan:
Terima kasih, Pak Presiden.



