Partisipasi Masyarakat Tinggi, Long Pahangai I Juara Lomba Kampung Teladan

Oleh Alfurkon Setiawan
Dipublikasikan pada 16 Desember 2015
Kategori: Nusantara
Dibaca: 12.764 Kali

PahangaiLong Pahangai I keluar sebagai juara lomba kampung teladan  di kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, provinsi Kalimantan Timur. Tingginya tingkat partisipasi masyarakat dalam membangun desa merupakan kunci kemenangan tersebut.

“Yang paling besar yaitu tingkat partisipasi masyarakat yang memiliki bobot paling tinggi, sementara yang lain mengikuti,” kata Kepala Kantor Pengelola Perbatasan, Harun Alrasyid, di Samarinda, Selasa (15/12).

Harun Alrasyid mengatakan Lomba Kampung Teladan
bertujuan menumbuhkan tingkat pastisipasi masyarakat.

“Misalnya mereka ikut menjaga kebersihan desanya, membuat pagar, gotong royong, swadaya masyarakat seperti membuat parit atau saluran air. Itu semua masuk dalam penilaian,” ungkapnya.

Dia berharap, sebagai wilayah perbatasan,  kegiatan lomba akan menarik minat pendamping desa untuk dua kecamatan perbatasan, sehingga dapat menjadi salah satu tahapan yang lebih baik bagi masyarakat perbatasan.

Lomba melibatkan dua kecamatan, Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari. Penyelenggaraan lomba ini sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dan Permendagri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

Selain partisipasi masyarakat dalam membangun desa, penilaian lomba juga atas dasar pemberdayaan masyarakat melaui lembaga-lembaga swadaya masyarakat seperti karang taruna dan LPM, tingkat ekonomi masyarakat, tingkat kesehatan, pendidikan, dan kesehatan lingkungan.

Kampung pemenang menerima piagam, piala dan uang pembinaan yang diserahkan oleh Kepala Kantor Pengelola Perbatasan melalui Kasi Potensi Pengelolaan Kawasan Perbatasan.

“Sejak April (2015) kita sosialisasi kriteria penilaian karena tujuannya untuk pembinaan. Setiap kecamatan mengirim dua nama kampung yang dianggap terbaik lalu pada bulan Oktober kita berikan penilaian. Hadiah berupa piagam, piala dan uang pembinaan,” tandas Harun.

Kampung pemenang menerima uang pembinaan sebesar Rp 25 juta untuk juara pertama, Rp 14 juta untuk juara kedua, Rp 12 juta untuk juara ketiga dan Rp 9,6 juta untuk juara harapan. Semua itu sudah termasuk dipotong pajak

Tim penilai ialah tim yang telah termasuk dalam SK Bupati Mahakam Ulu yaitu SKPD teknis terkait terdiri dari Bagian Pemerintahan, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Kehutanan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kesbangpol, dan Inspektorat.  (Humas Mahulu/ES)

Nusantara Terbaru