Pekan Milenial Naik Kelas, 5 April 2022

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 5 April 2022
Kategori: Sambutan
Dibaca: 159 Kali

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera bagi kita semuanya,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam kebajikan.

Yang saya hormati Menteri BUMN beserta para Menteri Kabinet Indonesia Maju yang hadir;
Yang saya hormati Komisaris Utama Bisnis Indonesia Group, Bapak Hariyadi B. Sukamdani;
Yang saya hormati Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI);
Hadirin dan undangan yang berbahagia.

Dalam struktur penduduk Indonesia, dari total 270 juta jiwa penduduk kita, generasi milenial persentasenya mencapai 25,87 persen atau 69 juta, generasi Z (Gen Z) persentasenya 27,94 persen atau 75 juta. Ini jumlah yang luar biasa besar, komposisi generasi milenial dan generasi Z (Gen Z) kita semakin dominan, menjadi penentu arah Indonesia di masa depan yang sangat menentukan energi kemajuan bangsa kita.

Generasi milenial dan generasi Z harus terus didukung untuk mendapatkan bekal agar mampu mengoptimalkan masa produktifnya, harus melek finansial, harus berwirausaha, menguasai keahlian digital (digital savvy) atau mudah beradaptasi dengan teknologi digital, tapi tetap mempunyai kepedulian sosial yang tinggi.

Anak-anak muda yang saya banggakan,
Melek finansial sangat diperlukan oleh generasi milenial agar kaum muda mampu membuat perencanaan keuangan yang baik, mampu menyeimbangkan pola konsumsi dan investasi. Pemerintah sangat mendukung akses modal bagi milenial untuk mendukung kaum muda agar siap berwirausaha dan siap bekerja, salah satunya melalui program Kartu Prakerja yang telah dimanfaatkan untuk memulai usaha-usaha baru.

Mahir berwirausaha juga semakin penting, menyenangkan, dan menantang. Kita membutuhkan lebih banyak wirausaha agar semakin maju sesuai dengan karakter kaum muda yang bersemangat, kreatif, dan berani mengambil risiko, yang mudah beradaptasi, lincah, dan menyukai hal-hal baru.

Dengan menjadi wirausaha, anak-anak muda tidak sepenuhnya menggantungkan diri pada lapangan kerja. Tapi sebaliknya, menciptakan lapangan kerja baru dan membantu masyarakat dan orang-orang sekitar, untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan.

Hadirin yang saya hormati,
Anak-anak muda juga tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi digital. Saat ini hampir seluruh kegiatan kita sangat bergantung pada perangkat digital. Aktivitas belajar, investasi, belanja, transportasi, liburan, kesehatan, dan masih banyak aktivitas lain memaksa kita untuk melek digital dan tidak gaptek agar tidak ketinggalan di berbagai peluang dan kesempatan.

Terakhir, saya pesan untuk milenial Indonesia, terus mengembangkan keahlian-keahlian masa depan (future skills), emerging skill, memiliki kepercayaan yang tinggi dan siap berkompetisi dengan talenta-talenta global, memberi kebanggaan kepada keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan. Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Om santi santi santi om.

Sambutan Terbaru