Pembukaan Kongres ke-5 Konferensi Badan Peradilan Konstitusi Sedunia Tahun 2022/5th Congress of the World Conference on Constitutional Justice (WCCJ), di Nusa Dua, Provinsi Bali, 5 Oktober 2022

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 5 Oktober 2022
Kategori: Sambutan
Dibaca: 768 Kali

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera bagi kita semua,
Om swastiastu.

Yang saya hormati Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia beserta Wakil Ketua dan para Hakim Konstitusi;
Yang saya hormati President Emeritus, Special Representative of the Venice Commission Mr. Gianni Buquicchio;
Yang saya hormati para menteri yang hadir, Gubernur Bali, dan Yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahkamah Agung dan lembaga peradilan konstitusi sejenis, anggota WCCJ;
Yang saya hormati Yang Mulia Ketua, Pimpinan, dan Anggota lembaga-lembaga tinggi negara, hampir lupa;
Yang saya hormati para akademisi, observer, dan seluruh peserta kongres;
Hadirin dan undangan yang berbahagia.

Saya memahami pentingnya peran Bapak-Ibu Yang Mulia para Hakim Konstitusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mahkamah Konstitusi merupakan pilar utama dalam menegakkan constitutional justice, yang merupakan elemen kunci dari demokrasi, perlindungan hak asasi manusia, dan kepastian hukum.

Namun, tugas Bapak-Ibu Yang Mulia Hakim Konstitusi dan juga tugas kita bersama saat ini semakin sulit dan semakin berat. Selain menegakkan constitutional justice, semua negara di dunia saat ini harus menangani beberapa krisis. Pandemi belum sepenuhnya berakhir, perekonomian dunia belum sepenuhnya bangkit, dan dunia dikejutkan lagi dengan perang antara Rusia dan Ukraina yang mengacaukan rantai pasok perdagangan global. Krisis pangan, krisis energi, dan krisis finansial tidak terhindarkan lagi.

Saya yakin 119 negara yang hadir pada konferensi ini juga harus berjuang menghadapi masalah yang sama; bagaimana menghadapi krisis pangan, bagaimana menghadapi krisis energi, dan bagaimana menghadapi krisis finansial. Krisis yang dipicu oleh pandemi dan kemudian diperparah oleh perang Rusia-Ukraina, tampaknya belum ada harapan untuk segera usai. Pandemi COVID-19 memang mulai mereda dan kita tetap harus selalu waspada. Tetapi, perang Rusia-Ukraina dan masing-masing sekutunya belum ada tanda-tanda akan segera berhenti.

Perang yang berkelanjutan akan mengakibatkan krisis dunia yang berkelanjutan. Tentu saja, kita ingin perang segera dihentikan dan perdamaian segera dibangun. Itu harapan kita semua. Kita harus bersama-sama berjuang untuk menghentikan perang dan membangun perdamaian. Tetapi, kita juga harus bersiap untuk memitigasi dan mengelola krisis dengan sebaik-baiknya. Dengan kata lain, selain memperjuangkan constitutional justice yang merupakan elemen kunci dari demokrasi, perlindungan HAM, dan kepastian hukum, masing-masing negara pasti sedang berjuang keras menghadapi krisis pangan energi dan finansial, masing-masing negara pasti mencari titik sinergi antara constitutional justice dengan penanganan krisis.

Bapak-Ibu Yang Mulia para Hakim Konstitusi yang saya hormati,
Saya sangat mengharapkan konferensi ini menjadi forum untuk bertukar pikiran dan bertukar pengalaman. Saya mengharap adanya langkah bersama lintas negara dalam membangun perdamaian, dalam menangani krisis, dan sekaligus  dalam menegakkan constitutional justice.

Di tengah menguatnya rivalitas antar negara, baik di bidang militer maupun ekonomi, kita harus meperkuat rajutan persahabatan antarbangsa. Kita harus mendorong jalinan kerja sama antarnegara. Kita perbanyak kolaborasi untuk mewujudkan stabilitas, perdamaian, dan kemakmuran dunia. Kita perluas ruang-ruang kerja sama, baik dalam konteks bilateral maupun multilateral. Persaudaraan dan solidaritas harus terus kita bangun dengan langkah-langkah yang nyata dan hasil-hasil yang nyata.

Itu saja yang ingin saya sampaikan. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim Konferensi ke-5 World Conference on Constitutional Justice, saya buka secara resmi malam hari ini.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan Terbaru