Pemerintah Bangun Jalan Lingkar Raja Ampat Sepanjang 342 Kilometer

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 5 September 2016
Kategori: Nusantara
Dibaca: 35.689 Kali

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau ruas jalan di Raja Ampat, Sabtu (3/9)

Agar terkoneksi dengan jalur wisata di kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) saat ini tengah menyelesaikan pembangunan jalan lingkar Raja Ampat yang memiliki total panjang 342 kilometer. Dari jumlah itu, sepanjang 152 kilometer jalan telah berhasil ditembus, dan sepanjang 30 kilometer sudah diaspal.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan jalan ini akan dikembangkan dan ditingkatkan secara bertahap. “Tentunya agar bisa terkonektivitas ke kawasan wisata yang ada di sini,” kata Basuki pada hari ketiga kunjungannya  Papua Barat salah satunya adalah Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (3/9) lalu.

Selain jalan, menurut Menteri PUPR, Pelabuhan Waisai perlu juga dilakukan pembenahan agar menjadi benar-benar intrans sebagai pintu masuk ke daerah kawasan destinasi wisata yang bertaraf nasional bahkan internasional.

Basuki menegaskan, destinasi wisata di Kabupaten Raja Ampat menjadi salah satu dari 10 destinasi wisata nasional yang menjadi fokus pembangunan Kementerian PUPR.

Selain jalan, pelabuhan di Raja Ampat juga mendapat dukungan sarana yang baik. “Pelabuhan masuknya, di Waisai itu perlu ada. Saya akan programkan untuk pembenahannnya. Sehingga itu benar-benar menjadi entrance ke destinasi wisata yang bertaraf nasional atau bahkan internasional,” jelas Basuki

Di Pianemo, salah satu pulau karang di Raja Ampat, Kementerian PUPR juga tengah melakukan penataan kawasan wisata tersebut. “Seperti toilet, tempat pedagang penjual sovenir, serta pedagang hasil masyarakat setempat diperlukan tempat yang baik,” ungkap Basuki.

Sebelumnya Menteri Basuki beserta rombongan berkesempatan untuk meninjau pembangunan 50 unit rumah di Distrik Teluk Mayalibit, Kampung Warsambin Kabupaten Raja Ampat yang diperuntukan gratis untuk masyarakat miskin  seperti tukang batu, nelayan, dan petani yang dikerjakan oleh PT Talago Raya dengan dana APBN tahun 2016 sebesar 9,6 milyar.

Selain di Kampung Warsambin juga dibangun Rumah Khusus lainnya sebanyak 50 unit di Kampung Waiman, Distrik Batanta Selatan, Kabupaten Raja Ampat. Ditargetkan pembangunan rumah khusus tersebut dapat selesai pada November tahun ini.

Turut mendampingi Menteri Basuki antara lain Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati, Dirjen Penyediaan Perumahan Syarif Burhanuddin, Dirjen Pembiayaan Perumahan Maurin Sitorus, Direktur Pembangunan Jalan A Gani Gazali, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra Atmawidjaja. (BIP Kementerian PUPR/ES)

Nusantara Terbaru