Pengantar Presiden Joko Widodo Pada Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan, Di Istana Bogor, Jabar, 24 Agustus 2015

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 24 Agustus 2015
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 11.937 Kali

Logo PidatoBismillahirrahmanirrahim,

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Wakil Presiden, seluruh menteri yang hadir, Ketua BPK, Ketua KPK, Jaksa Agung, Kapolri, Ketua BPKP, serta seluruh gubernur yang hadir pada siang hari ini, Kapolda, Kejati, yang kita hadirkan.

Perlu kita ketahui bersama, dan saya kira semuanya sudah tahu, bahwa ada perlambatan ekonomi yang kita alami. Tetapi juga perlu saya tekankan, tidak hanya negara kita yang mengalami, hampir semua negara mengalami perlambatan ekonomi. Yang lebih berat dari kita, negara-negara di dekat kita, tetangga-tetangga kita, sama mengalami.

Baik karena krisis Yunani beberapa bulan yang lalu, baik juga karena kenaikan suku bunga di Amerika, baik juga karena depresiasi yuan di China, dan yang terakhir sehari-dua hari ini juga berpengaruh terhadap perekonomian adalah karena ramainya antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Oleh sebab itu, hal-hal tersebut perlu diantisipasi. Kita antisipasi bersama. Semuanya harus mempunyai pemikiran yang sama, dan kepatuhan terhadap garis yang sudah kita, nantinya akan disampaikan, apa yang harus kita lalukan. Semuanya harus sama. Jangan sampai kita sudah memberikan garis, ada yang masih di luar garis. Inilah nanti hal-hal yang banyak yang ingin kami sampaikan.

Pertama, yang paling penting, mengenai tujuan kita berbangsa dan bernegara, yaitu masyarakat adil dan makmur.

Masyarakat yang adil dan makmur bisa kita capai kalau  kita mempunyai ekonomi yang baik, pertumbuhan ekonomi yang baik. Dan pertumbuhan ekonomi yabg baik itu ditopang oleh banyak hal, oleh APBN, APBD, BUMN dan juga investasi swasta.

Artinya, kalau belanja spending government, baik di APBN, belanja di APBD, belanja di BUMN, dan belanja swasta nasional dan asing bisa bergerak, itulah yang akan memberikan pertumbuhan pada ekonomi.

Tetapi kalau kita lihat sekarang ini ada problem di serapan anggaran, di belanja anggaran. Baik di APBN, APBD Propinsi, Kota/Kabupaten, BUMN. Oleh sebab itu, ini kita bertemu

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru