Pengantar Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas mengenai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) di Batam, Bintan, dan Karimun, di Kantor Presiden, Jakarta, 19 Januari 2016

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 19 Januari 2016
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 6.139 Kali

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ini adalah rapat terbatas yang sudah lebih yang kelima ini, mengenai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone) di Batam, Bintan, dan Karimun.

Sekali lagi, berkali-kali saya sampaikan bahwa kita telah memasuki era kompetisi, era persaingan sehingga kita memerlukan langkah-langkah terobosan untuk merevitalisasi beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baik yang berada di Batam, Bintan, dan Karimun dan juga kawasan-kawasan yang lainnya.

Seluruh Kawasan Ekonomi Khusus harus mempunyai daya tarik, memiliki daya saing (competitiveness), mempunyai keunggulan-keunggulan sehingga kita perlu mengurai dan harus berani menyelesaikan persoalan-persoalan, mengurai sumbatan-sumbatan yang membuat KEK, Kawasan Ekonomi Khusus ini sulit dibangun dan tidak berkembang dengan baik.

Di Batam sendiri, dualisme kewenangan dan pengelolaan di wilayah antara pemerintah daerah dan Badan Pengelolaan (BP). Ini juga berdampak pada masalah kepastian hukum bagi investor, masalah penyediaan infrastruktur, masalah kelambanan dalam perizinan, dan juga hal-hal yang berkaitan dengan ketenagakerjaan.

Saya ingin masalah-masalah ini segera diselesaikan, dan saya minta Menko Perekonomian untuk memaparkan pilihan-pilihan, opsi-opsi yang terkait dengan penyelesaian masalah ini.

Saya persilakan.

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru