Pengantar Presiden Joko Widodo pada Rapat Terbatas mengenai Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, 24 Januari 2017, di Kantor Presiden, Jakarta

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 3 Februari 2017
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 4.073 Kali

Logo-Pidato2-8Selamat sore,
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Rapat Terbatas sore hari ini akan dibahas mengenai percepatan pembangunan sepak bola nasional. Kita semuanya melihat bahwa sepak bola merupakan olahraga yang digemari berbagai kalangan masyarakat. Namun, juga sepak bola bisa menyatukan kita, menyatukan bangsa Indonesia.

Walaupun sempat vakum di laga internasional akibat sanksi FIFA, namun prestasi Timnas Garuda pada laga final Piala AFF 2016 yang lalu, merupakan sebuah prestasi dan momentum untuk kebangkitan sepak bola nasional kita. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus memberikan perhatian untuk mempercepat pembangunan sepak bola nasional kita. Meski juga perlu dicatat bahwa pembinaan pada cabang olahraga yang lainnya juga akan diteruskan.

Yang pertama, saya minta pembinaan sepak bola dilakukan sejak usia dini. Jangan sampai hanya berharap sepak bola kita akan maju di tingkat regional maupun dunia jika pembinaan usia dini ini dilupakan. Oleh sebab itu, di sini kita mengundang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, juga di Perguruan Tinggi, Mendikti juga hadir di sini. Karena hal ini harus menjadi perhatian bersama, baik pembinaan secara berjenjang di sekolah, memperbanyak sekolah-sekolah sepak bola, maupun menggalakkan kompetisi usia dini.

Kedua, juga pembenahan total terhadap sistem dan tata kelola kompetisi sepak bola nasional agar lebih kompetitif, lebih berkualitas, yang mengusung fair play. Sistem kompetisi yang baik akan memunculkan bibit-bibit pemain muda dari berbagai daerah yang potensial. Saya sudah mendapatkan laporan banyak dari Ketua Umum PSSI dan kita optimis dengan sistem dan cara yang akan kita benahi terus-menerus kita meyakini bahwa sepak bola Indonesia ke depan akan lebih baik lagi.

Kemudian yang ketiga, juga pembenahan manajemen klub harus menjadi perhatian kita semuanya dan nanti kita akan juga minta masukan dan keinginan-keinginan dari PSSI seperti apa.

Yang keempat, tentu saja penyiapan infrastruktur stadion atau tempat latihan yang memenuhi syarat. Saya sudah minta ke Menpora agar lapangan sepak bola di kampung-kampung, di desa-desa agar diperbaiki dan dijaga, dipertahankan sebagai ruang publik masyarakat. Jangan sampai lapangan terbuka tersebut dialihfungsikan untuk kepentingan lain apalagi untuk kepentingan komersial. Dan sudah seharusnya jumlah lapangan justru semakin diperbanyak. Dan juga kita harapkan nanti terlibatnya BUMN dalam pembinaan ini juga saya kira perlu kita bahas bersama-sama.

Saya kira itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan.

Transkrip Pidato Terbaru