Pengantar Presiden Joko Widodo Pada Rapat Terbatas tentang Evaluasi Kinerja dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Selasa, 23 Agustus 2016 Pukul 14.00 WIB Di Kantor Presiden

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 23 Agustus 2016
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 9.823 Kali
Logo-Pidato2-8-1Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Hari ini akan kita evaluasi kinerja dan pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), utamanya di BKPM sudah berjalan hampir lebih dari satu tahun. Dan kalau kita melihat data investasi dibanding 2014, 2016 naik kurang lebih 17,8 persen. Tetapi apapun PTSP yang ada di BKPM ini harus kita evaluasi untuk perbaikan-perbaikan, untuk pembenahan-pembenahan, utamanya kecepatan dalam pelayanan investasi agar lebih baik lagi. Dan juga PTSP bukan hanya semata-mata loket yang berada di satu lokasi. Tetapi kalau harus masih menunggu lama ya untuk apa. Dan saya minta, sekali lagi ini kepada seluruh kementerian/lembaga-lembaga penerbit perizinan yang berkaitan dengan penanaman modal, ini mulai diberikan, dan Kepala BKPM mulai ditarik saja agar kecepatan ini lebih cepat lagi sehingga investor tidak perlu berkeliling di setiap kementerian.

Dan saya ingin agar PTSP ini benar-benar satu pintu, benar-benar memberikan pelayanan yang cepat dan betul-betul terpadu, terintegrasi. Karena apapun kunci pertumbuhan ekonomi kita ke depan adalah investasi. Yang kita harapkan memberikan topangan adalah investasi.

Dan keterpaduan antara PTSP di pusat, di daerah juga harus betul-betul dilihat jangan sampai nanti pusat cepat, daerah masih lama. Atau pusatnya lama, daerah cepat, bisa terjadi seperti itu. Oleh sebab itu, semuanya harus dilihat dan harus ada standardisasi pelayanan investasi yang betul-betul tersinergi dan terkoordinasi antara pusat dan daerah.

Dan saya harapkan agar terus monitoring, pengawalan terhadap proses-proses investasi ini benar-benar dilakukan, diidentifikasi, dicarikan solusi sehingga tidak ada lagi kata investor kesulitan memproses sebuah perizinan.

Itu yang saya sampaikan sebagai pengantar. Saya persilakan Pak Menko atau Kepala BKPM.

(Humas Setkab)

 

Transkrip Pidato Terbaru