Penganugerahan Gelar Adat Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli, 7 Oktober 2018, di Istana Maimun, Medan, Sumatra Utara

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 7 Oktober 2018
Kategori: Sambutan
Dibaca: 1.592 Kali

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati Yang Mulia Sultan Deli Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam,
Yang saya hormati, Yang Mulia Tuanku Sultan Deli ke-14, Tengku Hamdy Oesman Delikhan Al Haj,
Yang saya hormati, keluarga besar kerabat Kesultanan Deli, beserta Datuk-Datuk Empat Suku yang hadir, dan juga seluruh Raja dan Sultan-Sultan dari seluruh nusantara yang siang hari ini hadir.

Yang saya hormati para menteri Kabinet Kerja, Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatra Utara, Wali Kota Medan,
Bapak-Ibu sekalian hadirin-hadirat yang saya muliakan.

Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehormatan yang besar, yang telah diberikan oleh Kesultanan Deli kepada saya yang dianugerahi Gelar Adat Tuanku Sri Indra Utama Junjungan Negeri.

Buah cempedak bentuknya bujur,
Sangat disukai oleh semua.
Adat Deli sangatlah luhur,
Mari kita jaga bersama.

Di dalam gelar adat ini, saya merasakan terkandung amanat,  terkandung tugas berat yang diberikan kepada saya untuk mewujudkan harapan dari Kesultanan Deli, harapan dari kerajaan-kerajaan se-Nusantara, harapan-harapan dari para pemangku adat Indonesia, harapan-harapan dari para ulama, untuk terus bekerja keras bersama-sama dengan seluruh elemen bangsa, seluruh komponen bangsa, untuk bersama-sama membawa Indonesia bergerak maju, bergotong-royong mewujudkan Indonesia yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Hadirin sekalian yang saya hormati,
Yang Mulia Tuanku,
Saya percaya bahwa di dalam kemajuan Indonesia ada tradisi dan budaya bangsa yang menjadi sumber energi besar bagi kita semuanya. Banyak yang berpikir bahwa yang namanya kemajuan itu harus mengesampingkan budaya, meminggirkan adat istiadat. Itu keliru.

Bagi Indonesia, bagi kita, justru energi utama kemajuan kita adalah kebudayaan. Kebudayaan nusantara yang sangat beragam, yang sangat kaya nilai-nilai luhur, yang sangat kaya kearifan lokal, yang semua itu menjadi kepribadian bangsa dan modal kita dalam meraih kemajuan. Kita memiliki 714 suku dengan budayanya masing-masing, dengan energinya masing-masing, kita semua bersatu. Sungguh luar biasa sumber kemajuan Indonesia, menjadi energi yang tidak pernah habis.

Hadirin sekalian yang saya muliakan,
Banyak bangsa yang menjadi maju karena mengakar kuat pada budayanya. Kita lihat Korea Selatan, waktu saya berkunjung ke sana saya disambut di istana mereka, dan benar-benar terasa bahwa Korea bergerak maju tanpa melupakan, tanpa meninggalkan budayanya, tanpa melupakan dan meninggalkan budayanya. Lihat India yang sudah maju dengan berbagai teknologi, tapi budayanya tidak ditinggal, bahkan budaya India sudah sangat dikenal di berbagai belahan dunia, dan mereka bergerak maju dengan mengakar pada budayanya.

Oleh sebab itu, saya mengajak kepada kita semuanya, mengajak Kesultanan Deli, mengajak keraton-keraton, mengajak kesultanan-kesultanan,  mengajak raja, mengajak pengangkut adat se-Nusantara untuk bersama-sama memajukan budaya Indonesia. Kita mengarungi perjalanan zaman yang panjang dengan bermodalkan kapal budaya kita. Dan saya yakin Indonesia akan sampai ke tempat tujuan yaitu Indonesia maju dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur asli bangsa Indonesia.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan.
Terima kasih.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan Terbaru