Pengarahan Presiden Jokowi kepada Prajurit Paskhas, di Markas Komando Korps Pasukan Khas (Mako Korps Paskhas), di Lanud Sulaiman, Kota Bandung, Selasa, 15 November 2016

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 15 November 2016
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 10.517 Kali

Logo-Pidato2Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Selamat pagi, dan salam sejahtera bagi kita semua

Yang saya hormati, para Menteri Kabinet Kerja, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Udara, Komandan Korps Pasukan Khas
Yang saya hormati Gubernur Jawa Barat,
Yang saya hormati, yang saya banggakan, para prajurit Korps Paskhas

Pagi hari ini, saya bangga berdiri di depan pasukan baret jingga. Bangsa Indonesia bangga mempunyai pasukan baret jingga. Karena saya tahu, kita tahu di dada Korps Paskhas, merasuk jiwa sapta marga selalu selalu siap sedia membela Merah Putih, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sebagai pasukan khusus TNI AU, Korps Paskhas mempunyai kemampuan tiga matra sekaligus, di darat, laut, dan udara. Itu artinya Korps Paskhas dapat diterjurkan di segala medan, diterjunkan kapanpun bangsa ini membutuhkan.

Sebagai Panglima Tertinggi TNI, saya memerintahkan Korps Paskhas agar selalu setia pada NKRI, menjaga Pancasila, mempertahankan Undang-Undang Dasar 1945 dan menjaga Bhinneka Tunggal Ika.

Berdirilah tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok untuk kejayaan Indonesia, untuk kejayaan Merah Putih.

Jangan pernah mundur dari ancaman mereka yang ingin memecah belah bangsa kita, mengadu domba bangsa kita.

Kemudian sebagai bagian dari TNI, sebagai pasukan pemukul, setiap prajurit Korps Paskhas harus terus memupuk harga diri, jati diri sebagai prajurit sejati. Prajurit sejati yang mempunyai jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara yang profesional.

Terakhir, saya mengingatkan apa yang disampaikan oleh Presiden Soekarno dan ada di dalam Mars baret jingga, yaitu Karmane Evadhi Karaste Maphalesu Kadacana. Bekerjalah tanpa menghitung untung dan rugi, bekerjalah tanda pamrih untuk bangsa dan negara.

Terima kasih.

Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.

(Humas Setkab)

Transkrip Pidato Terbaru