Peninjauan Bandar Udara Internasional Yogyakarta, 29 Agustus 2019, di Bandar Udara Internasional Yogyakarta, Kabupaten Kulonprogo, Provinsi DI Yogyakarta

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 29 Agustus 2019
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 85 Kali

Wartawan
Setelah meninjau Bandara Internasional Yogyakarta ini, apa?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya ini betul-betul sebuah bandara yang sangat besar sekali. Terminalnya berapa ribu total? 219.000 meter persegi yang bisa menampung dua puluh juta penumpang per tahun. Di mana sebelumnya yang Bandara Adisutjiipto itu hanya 1,8 juta, sekarang dua puluh juta, sudah lompatannya berapa kali itu? Dari 1,8 menjadi dua puluh juta, sudah, jadi bayangkan. Ini nanti akan diselesaikan Desember, kemudian plus nanti dihubungkan dengan kereta, selesai Maret. Setelah itu, lebaran sudah bisa beroperasi full seratus persen.

Wartawan
Masalah aksesibilitas itu sendiri Pak? Jalan tol? Kereta?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya nanti terkoneksi semuanya, akan terkoneksi kereta, tol, itu akan terkoneksi semuanya. Sudah, akan terkoneksi semuanya. Dan yang paling penting tambahan slot yang besar itu akan kita berikan kepada penerbangan-penerbangan luar negeri. Sehingga semakin banyak turis yang datang ke Indonesia, khususnya ke Yogyakarta dan sekitarnya, ya.

Wartawan
Peresmian kapan Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Peresmian setelah selesai.

Wartawan
Saat babat alas itu kan ditargetkan Maret 2019 beroperasi, nah sekarang ini kan belum full penuh selesai Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ini adalah pekerjaan pembangunan airport yang paling cepat di Indonesia, mungkin bisa di dunia. Ini cepat sekali ini, cepat sekali, sangat cepat sekali. Dan saya tadi lihat pekerjaan, kualitasnya juga sangat baik.

Wartawan
Diklaim mampu menerima pesawat terbesar dan terberat?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Iya, betul, betul, betul. Yang 777, penuh ya full itu bisa turun di sini. Karena memang kualitas runway-nya memang sebuah kualitas yang padat.

Wartawan
Target pada dampak pariwisatanya apa Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Iya nanti kita harapkan, kalau nanti sudah datang yang direct flight penerbangan-penerbangan di luar negeri baru kita berhitung. Yang paling penting di sini ada sebuah ruang besar dari 1,8 juta menjadi dua puluh juta. Itu tugasnya nanti Kementerian Pariwisata, tugasnya Provinsi untuk mengakomodir permintaan-permintaan dari luar karena slotnya memang masih ada ruang yang banyak.

Wartawan
Pak soal jalan tol menuju ke sini kan masih ditolak Pak, pembangunan jalan tol ke arah bandara ini kan masih ada penolakan?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ini tugasnya nanti Bapak Gubernur beserta Menteri PU. Selesai, selesai.

Wartawan
Target kapan Pak selesai semua untuk jalan tol dan kereta api? Targetnya selesai kapan?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Kereta api selesai 2020 Maret, tolnya menyusul. Semuanya akan terkoneksi baik lah. Ini saya desain besarnya kelihatan, satu per satu diselesaikan. Ini rampungkan dulu ya.

Wartawan
Terima kasih Pak.

Keterangan Pers Terbaru