Peninjauan Kawasan Penghasil Jeruk, di Kampung Jeruk, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, 4 Februari 2022

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 4 Februari 2022
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 451 Kali

Wartawan
Pak, jeruknya bagaimana, Pak? Sudah dicobain, Pak?

Presiden Republik Indonesia
Iya kalau jeruk kan saya sudah dikirimi jeruknya ke Istana, kan. Saya sudah ngerasain, Ini nanti diulang lagi.

Jadi setelah melihat di lapangan, yang namanya kebutuhan jalan yang baik itu sangat sangat diperlukan, karena menyangkut nanti struktur biaya dari yang namanya jeruk ini. Jangan sampai nanti harga jeruk di sini Rp5.000, ongkos kirimnya Rp8.000, enggak sambung nanti.

Jadi, kita harapkan dengan adanya perbaikan jalan produksi ini, struktur biaya terutama untuk ongkos logistik, biaya logistik menjadi jatuh. Akhirnya, jeruknya bisa dikirim ke semua kota dengan harga yang kompetitif, tidak kalah dengan jeruk-jeruk impor. Di sini keuntungan petani bisa naik, karena memang biaya transportasinya bisa ditekan. Tadi ini kayak biaya untuk membangun jalannya itu sangat kecil, kalau dibandingkan dengan dampak dari perbaikan jalan yang kita lakukan.

Jadi, saya tadi sudah sampaikan ke Menteri PU bahwa kasus-kasus seperti yang ada di Kabupaten Karo ini tidak hanya di sini saja, di semua kabupaten itu banyak sekali area-area produksi, kawasan-kawasan produksi yang tidak didukung oleh infrastruktur jalan yang baik, sehingga struktur biaya menjadi sangat mahal dan menyebabkan barangnya tidak kompetitif. Akhirnya, katakanlah impor Rp10.000, jeruk dari sini Rp20.000, semuanya akan beli barang impor. Jadi ini hati-hati, kalau yang berkaitan dengan struktur biaya itu sangat sangat menentukan sebuah barang itu kompetitif atau tidak.

Kemudian yang kedua, memang tadi ke Pak Menteri Pariwisata dan Bekraf juga saya minta agar ini mulai dilakukan pengemasan yang lebih baik, membangun branding-nya lebih baik, ada di setiap jeruk QC check, semuanya akan mengangkat harga produk-produk petani kita.

Sekali lagi, tidak hanya urusan jeruk saja, urusan yang berkaitan dengan komoditas yang lain juga sama. Sudah dihitung oleh Menteri PU tadi, kita butuh kira-kira 40 ribu kilometer jalan-jalan produksi yang memang harus kita perbaiki, kita bangun, agar struktur biaya menjadi, terutama biaya logistik menjadi jatuh di harga yang betul-betul normal

Wartawan
Tadi enak makan jeruk, makan langsung di sini atau enak yang dibawa ke Jakarta?

Presiden Republik Indonesia
Ya sama saja, sama-sama jeruknya. Di sini ya karena udaranya lebih segar, gitu saja. Kalo jeruknya ya sama rasanya, masa jeruk di sini sama di Jakarta beda. Jeruknya dari sini semua juga kok.

Wartawan
Terima kasih, Pak.

Presiden Republik Indonesia
Ya, sama-sama.

Keterangan Pers Terbaru