Peninjauan Pabrik Aspal PT Wika Bitumen, di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, 27 September 2022

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 27 September 2022
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 636 Kali

Wartawan
Selamat siang Pak.
Bapak Jokowi, izin menjelaskan kegiatan siang hari ini?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya ini ada sebuah potensi besar di Provinsi Sulawesi Tenggara yaitu aspal, tambang aspal, di Kabupaten Buton. Yang problem adalah kita ini malah impor sampai kurang lebih 5 juta ton per tahun. Di sini produksi malah tidak dijalankan, ini juga impor terus.

Oleh sebab itu, berbicara dengan menteri, hari ini kita lihat lapangan dan lewat kajian, dan kita harapkan ada industrial down streaming di sini, ada hilirisasi di sini. Pabrik-pabrik industri semuanya berjalan, tidak hanya mengambil raw material-nya saja sehingga tidak ada nilai tambah. Enggak. Setop.

Sehingga tadi sudah kita putuskan, dua tahun lagi tidak ada impor aspal. Semuanya harus dikerjakan oleh Buton. Silakan, BUMN silakan, swasta silakan, join dengan asing juga silakan. Tetapi kita ingin ada nilai tambah dari aspal yang ada di Buton, karena ada potensi 662 juta ton di sini. Gede sekali. Sehingga kalau setahun impor 5 juta, itu kita kira-kira masih 120 tahun ini bisa kita olah aspal yang ada di sini. Nilai tambah ada di sini, pajak ada di sini, royalti ada di sini, dividen ada di sini, pajak karyawan semuanya ada di sini.

Sehingga kita harapkan, Buton hidup kembali sebagai industri penghasil aspal, bukan tambang. Bukan tambang, ya. Tadi saya cek yang miliknya [PT] Wika, tapi ini ternyata macet. Sudah, gitu saja. Nanti saya undangnya Dirutnya [PT] WIKA.

Wartawan
Terima kasih, Bapak.

Keterangan Pers Terbaru