Peninjauan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, 13 Oktober 2022

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 13 Oktober 2022
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 2.585 Kali

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Pagi hari ini kembali saya meninjau progres perkembangan pembangunan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, utamanya di lokasi Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung. Saya tadi mendapatkan keterangan bahwa progresnya sudah mencapai 88,8 persen secara keseluruhan. Kita harapkan dengan Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung ini, mobilitas orang dan barang bisa menjadi cepat dan meningkat. Kemudian daya saing kita juga akan semakin kuat, kemudian ada titik-titik pertumbuhan ekonomi baru, di Jakarta ada, di Bandung ada, kemudian di Kabupaten Bandung juga terjadi. Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan.

Wartawan
Saya Sherina dari Al Jazeera TV.  Ini adalah kereta cepat pertama di region ini, bagaimana menurut Bapak mengenai achievement? Apakah ini dianggap sebagai achievement untuk Indonesia?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya, ini memang kereta api cepat yang pertama di kawasan, di ASEAN. Dan kita mengharap nanti terjadi konektivitas antarnegara, entah disambungkan itu dengan pelabuhan, entah itu disambungkan dengan airport, dan entah nanti juga bisa disambungkan dengan kereta cepat seperti ini. Itu sudah menjadi gagasan besar di ASEAN, agar konektivitas antar negara-negara ASEAN ini tersambungkan secepat-cepatnya dalam rangka daya saing ASEAN.

Wartawan
Pak Jokowi, bagaimana perasaan Bapak melihat pertama kali kereta cepat Indonesia?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya, nanti kalau sudah jadi, baru kita bisa komentar. Ini kan masih belum, nanti kalau sudah kita naik dari Jakarta menuju ke Bandung, atau dari Bandung menuju ke Jakarta hanya 35 menit, itu baru saya komentar.

Wartawan
Kereta cepat ini kan berkat bantuan China, Pak, bagaimana komentar Bapak soal hal tersebut? Kereta cepat ini kan berkat bantuan dari China, Pak, bagaimana perasaan Bapak soal hal tersebut?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ini bukan bantuan. Ini adalah kerja sama antara Indonesia dan China, ada investasi di sini. Jadi bukan bantuan.

Wartawan
Pak Presiden, kalau dalam pelaksanaannya apakah ada kendala? Ada kendala?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya, kendala saat membuat terowongan di tunnel 2 [dan] di tunnel 11, memang ada masalah karena memang tanahnya yang sangat sulit dikendalikan, tetapi alhamdulillah sekarang sudah selesai.

Wartawan
Ini akibat pandemi atau inflasi, Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ndak, ndak, ndak ada. Pandemi enggak ada urusannya dengan kereta cepat, tapi memperlambat iya, sedikit.

Wartawan
Pak Jokowi, izin, saya Irman, wartawan IDN Times. Soal rencana Presiden Xi Jinping mau ke sini meninjau Kereta Cepat itu rencana pastinya kapan, Pak? Sama satu lagi, soal peluncuran kereta cepat ini tahun depan, bulan pastinya kapan gitu Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Dengan Presiden Xi-Jinping masih dibicarakan, belum final. Dan peluncuran nanti untuk operasional, insyaallah, kurang lebih nanti di bulan Juni 2023.

Wartawan
Terima kasih. Saya Novi dari Investor Daily. Bapak Presiden, seiring dengan berakhirnya COVID-19 kita lihat banyak industri, khususnya industri retail dan pusat perbelanjaan yang masih belum bisa berdaya.  Apakah dalam hal ini untuk kita membangkitkan kembali industri retail dan pusat perbelanjaan ini, apakah ada sesuatu atau hal-hal yang memudahkan para pelaku usaha supaya mereka bisa bangkit kembali? Terima kasih.

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Itu terjadi di semua negara, di industri retail turun, tetapi bukan hanya karena pandemi, karena sekarang orang masuk ke platform-platform digital, ke marketplace, dan diantar langsung ke rumah, bebas ongkos kirim. Ini adalah platform-platform perusahaan teknologi yang mempercepat kita dalam berbelanja sesuatu barang, persaingannya ada di situ. Jadi kalau usaha-usaha retail tidak menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, ya itu yang harus dikerjakan oleh mereka.

Wartawan
Satu lagi Pak. Pak Presiden, apakah ada rencana reshuffle seiring diumumkannya capres dari NasDem ini?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Rencana selalu ada, pelaksanaan nanti diputuskan.

Wartawan
Ini proyek ini membutuhkan cost yang terus bertambah, memakan cost yang begitu besar proyek ini. Apakah itu ada dampaknya untuk perekonomian di Indonesia? Pembangunan fast train ini memakan cost yang lumayan besar, yang sangat besar, apakah itu berdampak pada perekonomian di Indonesia?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya, semua yang namanya investasi itu pasti memberikan dampak kepada pertumbuhan ekonomi kita, pasti itu. Seberapa persen, nah itu yang perlu dihitung. Tetapi apapun investasi pasti memberikan pengaruh kepada pertumbuhan ekonomi. Dilihat saja ini barang-barangnya dibeli dari mana, lantai, granit, semuanya, pasti akan memberikan dampak pada ekonomi lokal, ekonomi nasional.

Wartawan
Pak Jokowi senang enggak, Pak, dengan adanya kereta api cepat ini?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Senang.

Keterangan Pers Terbaru