Peninjauan Smelter dan Tambang PT Vale Indonesia, di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, 30 Maret 2023

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 30 Maret 2023
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 1.090 Kali

Keterangan Pers Presiden Jokowi setelah Peninjauan Smelter dan Tambang PT Vale Indonesia, 30 Maret 2023

Wartawan
Good mining practices yang dilakukan oleh PT Vale, akan dilakukan atau harus dilakukan oleh semuanya itu dalam bentuk apa, Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Bentuk peraturan, disiapkan aturan mainnya, sehingga jelas semua melakukan rehabilitasi. Semua perusahaan tambang melakukan reklamasi dengan standar-standar internasional yang baik, dengan standar-standar lingkungan yang baik. Saya kira tidak sulit, ini hanya mau atau tidak mau. Dan, saya akan paksa untuk mau dengan peraturan, dan tidak mahal.

Wartawan
Kalau untuk yang sudah terlanjur tidak baik gimana, Pak, maksanya?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya semuanya perlu koreksi, semua kita evaluasi, semua perlu koreksi. Karena memang kelemahan kita adalah di manajemen kontrol lapangan di situ, ini yang mau kita perkuat itu, sehingga semua harus. Bukan hal yang sulit, setelah saya melihat di lapangan.

Wartawan
Pak, perpanjangan kontrak PT Vale ini kan sejauh ini mengalami hambatan di pihak pemerintah daerah, padahal itu ada…

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Masih semuanya, masih semuanya kita bicarakan, masih semuanya kita kalkulasi, masih semuanya kita hitung semuanya mana yang baik, mana yang tidak baik. Semuanya masih dalam kalkulasi, ya.

Wartawan
Kunjungan ke Vale ini apakah membuat Bapak makin optimistis bahwa hilirisasi yang selama ini menjadi program penting itu bisa dilakukan dan akan sukses?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Lho sudah berjalan, gimana sih? Nikel sudah dengan berjalan. Smelter sudah kebanyakan malah menurut saya, agak direm. Bauksit juga sudah berjalan di Bintan, di Kalimantan Barat, dan yang belum yang lain-lain. Copper sudah berjalan di Freeport dan di Amman, Newmont dulu, sudah semuanya berjalan. Ini sudah berjalan.

Ini yang kita ingin dorong adalah agar tidak hanya masuk ke setengah jadi, tapi bisa barang jadi. Bukan hanya keton, prekursor, tapi kalau bisa larinya ke EV. EV rampung harus masuknya ke otomotif, gitu lho. Ekosistem besar yang ingin kita bangun itu. Itulah yang akan memberikan nilai tambah yang besar bagi negara kita. Nilai tambah yang besar bagi negara kita dan kesempatan kerja yang besar bagi rakyat kita. Jangan dinikmati oleh negara lain.

Wartawan
Pesan untuk investor asing, Pak, yang untuk investasi di industri tambang di Indonesia?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Iya semuanya, semuanya bisa investasi di Indonesia, sendiri bisa, kerja sama dengan BUMN bisa, kerja sama dengan sektor swasta Indonesia bisa. Tetapi yang paling penting, harus mengolah bahan mentah itu menjadi barang setengah jadi atau barang jadi, sehingga memiliki nilai tambah. Kuncinya di situ. Yang kita inginkan nilai tambah, ya.

Keterangan Pers Terbaru