Peninjauan SMKN 1 Purwakarta, di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, 9 November 2023

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 9 November 2023
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 494 Kali

Keterangan Pers Presiden Joko Widodo pada Peninjauan SMKN 1 Purwakarta, 9 November 2023

Wartawan
Bahwa harga cukup tinggi, Pak, sekarang, ada gula, ada cabai, dan beras, gitu?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Iya yang beras kan memang sudah agak lama, yang beras. Kalau yang naik tinggi memang cabai, tapi ini kan selalu ya musiman cabai itu musiman. Kalau pas musimnya seperti ini cabai pasti, tadi sudah mencapai memang Rp100.000. Tapi yang lain-lain saya lihat bawang merah, bawang putih, telur, semuanya kondisi stabil. Pasti ada lah, begitu banyaknya komoditas, kemudian ada satu-dua yang naik. Tapi yang paling penting kita akan berusaha keras, yaitu di beras karena itu makanan pokok kita. Tapi memang sampai saat ini belum bisa turun secara drastis, tetapi paling tidak sudah tidak naik.

Wartawan
Kenaikan itu katanya karena bansos, Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Apanya?

Wartawan
Kenaikan justru karena bansos?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya, ndak. Kok karena itu. Justru bansos itu, itu kayak operasi pasar. Sehingga dengan diberikan bansos itu permintaan dari masyarakat menjadi turun, kalau permintaan turun suplainya tetap, harganya bisa turun. Itu teorinya seperti itu. Tapi memang belum. Ini yang kita lakukan ya ada operasi pasar ada, kemudian yang beras SPHP ada, yang bantuan pangan beras 10 kilo untuk 21,3 juta masyarakat juga sudah. Sebenarnya sudah dioperasi lewat semua sudut, tapi memang harga internasionalnya memang semuanya naik, ya.

Wartawan
Soal kunjungan ke SMK ini gimana secara kualitas, Pak Jokowi?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya  kalau ini saya bandingkan dengan SMK yang lain sangat bagus, sangat bagus. Di jurusan-jurusan tadi, di mesin tadi saya lihat dari penataan layout, kebersihan di bengkel kerjanya juga bagus, cara kerja menghidupkan mesinnya bagus. Hanya yang kurang tadi meminta CNC milling dan saya sanggupi, nanti mungkin besok sudah kita kirim. Kemudian yang bengkel ini juga bagus untuk otomotif, baik mobil maupun kendaraan, tetapi juga ketinggalan, karena yang dikerjain masih mobil-mobil konvensional, mobil combustion. Nah ini tadi sudah ada permintaan mobil listrik, besok saya kirim mobil listrik satu, sama kendaraan listrik satu. Biar siswa itu biar mengikuti arus teknologi, jadi jangan sampai yang di SMK masih kendaraannya masih kendaraan lama, kemudian masih combustion, mestinya masuk ke listrik. Dan, besok saya kirim CNC milling, mobil listrik, sama sepeda motor listrik. Saya kirim biar anak-anak bisa melihat dalamnya ada apanya, ya.

Wartawan
Pak Jokowi, soal pertemuan KTT OKI nanti apa yang akan ditekankan poin-poin yang dibicarakan?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ini kan belum, tetapi ini KTT OKI ini khusus memang membicarakan Gaza. Belum, belum bicara. Tapi yang jelas nanti insyaallah besok malam saya akan meluncur ke Saudi Arabia untuk ikut dalam KTT OKI khusus Gaza, dan dari sana nanti akan terbang bertemu dengan Presiden Joe Biden. Karena kita dari hasil OKI nanti, saya akan diutus untuk menyampaikan kepada Presiden Joe Biden agar perang di Hamas-Israel bisa segera disetop, bisa segera dihentikan. Tapi yang dibicarakan apa, nanti masih pada hari Sabtu-Minggu, ya.

Wartawan
Pak, bantuan Palestina rencananya kapan lagi, Pak, bantuan Palestina?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ini baru disiapkan. Tapi sebenarnya barang-barangnya banyak yang sudah siap, hanya perlu persiapan kan. Persiapan pesawatnya, persiapan timnya, kalau barangnya sudah. Dan ini antusias masyarakat, antusias ormas untuk memberikan bantuan ke Palestina sangat-sangat tinggi sekali, sehingga harus kita siapkan secara baik. Mungkin nanti kedua, ketiga, keempat, kelima, saya kira terus akan kita ajak masyarakat untuk membantu saudara kita yang ada di Palestina, di Gaza utamanya.

Wartawan
Terkait putusan MKMK yang memberhentikan Pak Anwar Usman sebagai Ketua MK, tanggapannya, Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Itu wilayah yudikatif. Saya tidak ingin komentar banyak, sekali lagi, karena itu kewenangan di wilayah yudikatif, ya.

Wartawan
Terima kasih, Bapak.

Keterangan Pers Terbaru