Peninjauan Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1 Pekanbaru-Minas, 21 Februari 2020, di Gerbang Tol Pekanbaru, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 21 Februari 2020
Kategori: Keterangan Pers
Dibaca: 357 Kali

Wartawan
Tol ini Pak, ke depannya gimana Pak harapannya dengan adanya tol ini harapannya Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ini panjang dari Pekanbaru sampai Dumai itu 131 (kilometer), kita harapkan nanti insyaallah akhir April selesai, bisa dipakai. Sehingga saat lebaran itu sudah, semuanya sudah bisa lewat di sini, kalau  dulu mungkin (membutuhkan waktu) 4-5 jam, (tol) ini jadi, paling 1,5 jam.

Wartawan
Support pemerintah untuk 2024 seluruh tol selesai gimana Pak, (Tol) Trans Sumatra?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Trans Sumatra ini 2.900 (kilometer) kurang lebih, yang sudah operasi 460 kilometer, yang dalam proses konstruksi 490 kilometer, kemudian ini mau dilelang ada 740 kilometer. Kita harapkan insyaallah juga 2024 sudah tersambung semuanya. Meskipun ya saya cek internal rate of return (IRR) masih pada angka 8-9 persen tapi ya memang kalau enggak dimulai, kalau kita nunggu IRR masih harus setinggi 12 (persen) atau… sudah, enggak akan dimulai-mulai.

Wartawan
Daya saingnya gimana jika seluruh Trans Sumatra selesai? Daya saingnya?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Ya kita harapkan dengan kesiapan-kesiapan infrastruktur seperti ini semuanya menjadi lebih cepat, pengiriman logistik, mobilitas orang, mobilitas barang menjadi lebih cepat. Semuanya arahnya ke sana sehingga competitiveness (daya saing) kita juga akan semakin baik. Itu nanti kelihatan di dalam indeks competitiveness Indonesia seperti apa, akan kelihatan di situ. Kemudian juga stok infrastruktur kita juga meningkat dan naik.

Wartawan
Pak, soal renovasi MTsN yang tadi pagi Pak, harapannya renovasi untuk bidang pendidikan gimana itu, Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Oh iya, sekarang ganti ke urusan pembangunan sekolah, renovasi total sekolah-sekolah. Di 2019 kemarin ada 1.671 sekolah/madrasah dari SD, SMP, SMA, SMK yang kita bangun total, rehab total, renovasi total, 1.671 sekolah. Di Provinsi Riau kita ada 164 sekolah yang juga kita kerjakan seperti tadi di Madrasah MTs Negeri di Pekanbaru tadi. Kurang lebih kayak gitu kualitasnya, ada toiletnya yang standarnya juga sudah kita tentukan minimal bintang 3. Nah tadi yang dilihat bagus, saya cek airnya bagus, ya itu sebuah pendidikan. Karena 5 tahun ke depan kita ingin pengembangan sumber daya manusia (SDM). Kalau sarana prasarana tidak memberikan dukungan, tidak mendukung, ya itu akan mustahil akan bisa kita capai yang namanya pengembangan SDM. Pengembangan SDM, pengembangan sumber daya manusia harus didukung oleh sarana prasarana yang lebih baik. Saya senang tadi, ada untuk tempat olahraganya, basket ada, badminton ada, voli ada. Kebetulan tadi memang lokasinya 2 hektare ya di MTsN 3 ini. Sehingga semua nanti akan seperti itu, pembangunan tidak hanya 1 ruang, hanya pembangunan 1 ruang, enggak akan rampung-rampung.

Wartawan
Pak, soal kemarin Menteri BUMN menunjuk 3 Komisaris Bank BRI yang berlatar belakang anggota parpol, tanggapan Bapak gimana Pak?

Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo)
Teknis seperti itu silakan bertanya kepada Menteri BUMN.

Wartawan
Terima kasih, Bapak.

Keterangan Pers Terbaru