Peresmian Bandar Udara Toraja di Kabupaten Tana Toraja dan Bandar Udara Pantar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, 18 Maret 2021, di Bandar Udara Toraja, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 18 Maret 2021
Kategori: Sambutan
Dibaca: 249 Kali

Bismillahirrahmanirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita semuanya,
Om Swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan.

Yang saya hormati para Menteri Kabinet Indonesia Maju, hadir bersama saya Pak Menteri Perhubungan, Pak Menteri Sekretaris Negara, Pak Wakil Menteri Kesehatan;
Yang saya hormati Pimpinan dan Anggota DPR RI, DPD RI;
Yang saya hormati Plt. Gubernur Sulawesi Selatan beserta Bupati Tana Toraja serta para Bupati yang hadir;
Yang saya hormati Gubernur Nusa Tenggara Timur beserta para Bupati yang hadir;
Yang saya hormati  Forkopimda Provinsi Sulawesi Selatan dan NTT;
Bapak-Ibu hadirin yang berbahagia.

Hampir setiap enam bulan selalu saya tanyakan kepada Menteri Perhubungan, “Kapan bandara, kapan airport di Tana Toraja ini selesai? Kok enggak rampung-rampung?” Dan akhirnya hari ini bisa kita resmikan dan sudah beroperasi. Kita patut bersyukur, alhamdulillah.

Saya tadi tanya Pak Menteri, “Habisnya berapa ini bandara?” “Rp800-an miliar. Karena harus memotong tiga bukit.” Tiga bukit dipotong. Tanah yang harus dibuang dari sana, ada enam juta meter kubik. Jumlah yang memang ini… Bandara ini unik sekali, memotong bukit, tiga bukit sehingga runway-nya bisa dibangun. Runway-nya sepanjang 2.000 meter.

Dan kita tahu, biasanya masyarakat di sini kalau lewat darat mau ke Makassar itu butuh waktu itu sembilan jam. Tadi Pak Gubernur menyampaikan kepada  saya sembilan jam. Sekarang tadi saya nyoba dengan ATR 50 menit. Artinya apa? Mobilitas orang, mobilitas barang itu akan ada kecepatan.

Dan kita harapkan dengan dibukanya Bandara Tana Toraja ini, nanti konektivitas akan semakin baik. Pariwisata di sini saya meyakini akan sangat berkembang, baik nanti yang dari Makassar, bisa saja nanti yang dari Bali langsung ke sini, bisa saja yang dari Jakarta langsung ke sini, bisa saja ada yang dari Bandung langsung ke Tana Toraja. Untuk melihat negeri di atas angin, melihat Kete Kesu, untuk melihat Pango-Pango.

Saya sendiri pernah ke sini sekali tapi belum melihat ini semua. Ini juga enggak tahu, ini bisa lihat lagi ndak.

Yang kedua, pada hari ini juga akan kita resmikan Bandara Pantar di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini bandara ini juga dibangun sejak 2014 dan sudah selesai, kita operasikan. Dilengkapi dengan terminal untuk melayani 35.000 penumpang per tahun. Ini juga sebuah bandara yang sangat penting, sehingga kalau cuaca lewat laut kurang bersahabat, bisa menggunakan bandara ini.

Saya rasa itu yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini. Semoga dua bandara ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lebih banyak lagi lapangan kerja, dan memicu, menghidupkan sentra-sentra pertumbuhan ekonomi baru.

Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini Bandara Toraja di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan dan Bandara Pantar di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur, saya resmikan.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan Terbaru