Peresmian Pembukaan Pameran Indonesian Furniture Industry and Handicraft Association (IFFINA) Tahun 2023, di Nusantara I, ICE BSD City Tangerang, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, 14 September 2023

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 14 September 2023
Kategori: Sambutan
Dibaca: 1.099 Kali

Sambutan Presiden Joko Widodo pada Peresmian Pembukaan Pameran Indonesian Furniture Industry and Handicraft Association (IFFINA) Tahun 2023, 14 September 2023

Bismillahirrahmanirrahim.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat pagi,
Salam sejahtera bagi kita semuanya,
Om swastiastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan.

Yang saya hormati Yang Mulia para Duta Besar negara-negara sahabat;
Yang saya hormati para Menteri Kabinet Indonesia Maju, hadir bersama saya Pak Mendag, Pak Menteri Koperasi dan UKM, juga Pak Menteri Investasi;
Yang saya hormati Gubernur Provinsi Banten dan Ketua Kadin yang hadir;
Yang saya hormati Ketua Asmindo (Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia), Pak Dedi beserta seluruh jajaran Komda Asmindo.

Bapak-Ibu, hadirin dan undangan yang berbahagia.
Saya itu kalau diundang untuk acara-acara yang berkaitan dengan furniture itu paling semangat. Biasanya saya tidur di Bogor, di Istana Bogor, tapi tadi malam saya tidur di Istana Jakarta supaya lebih dekat dengan acara di sini. Jadi Bu Jokowi di Bogor, saya di Jakarta, demi Asmindo. Karena terasa pulang kampung, gitu, kalau sudah masuk ke acara-acara Asmindo.

Dan, kita patut bersyukur Indonesia memiliki keunggulan, baik dari sisi bahan baku, dari sisi sumber daya manusia, dan juga kekayaan seni budaya kita. Inilah modalitas utama kita di bidang industri mebel, sehingga saya yakin jika digarap secara serius, industri ini akan menjadi unggulan kita. Tapi tadi disampaikan oleh Pak Ketua Umum, Pak Dedi, potensi pasar ada 766 billion US Dollar, Indonesia baru masuk 2,8 billion US Dollar di tahun kemarin, artinya masih sangat kecil sekali.

Dan kita, untuk Indonesia ini ranking 17 di bawah Vietnam yang ranking ke-2, di bawah Malaysia yang di ranking 12, padahal kita sumber daya, bahan baku, SDM kita sebetulnya sangat siap. Saya ingat di tahun-tahun 90-an, kalau kita pameran di luar, entah di Jerman, di Italia maupun di Prancis, kita itu kelihatan merajai, gitu, sekarang kok bisa nomor 17, ada sesuatu yang memang harus kita benarkan. Menurut saya, karena kita tidak mau berpartner, menurut saya, negara lain saling berpartner. Sehingga tadi yang disampaikan Pak Dedi betul, harus terbuka mau berpartner dengan industri, perusahaan-perusahaan mebel dari luar, entah dari Eropa, entah dari Amerika, entah dari China, kita harus terbuka. Jangan dimiliki sendirilah perusahaan itu, terbuka dan mau berpartner.

Dan juga yang kedua, pemerintah terus mendorong agar pasar di dalam negeri ini tidak dikuasai oleh produk-produk mebel dari luar. Karena kalau kita gabung belanja APBN, APBD maupun BUMN, belanja kita di 2023 itu sudah mencapai, belanja Rp1.236 triliun, belanja, tapi bukan hanya mebel. Dan mebel tadi disampaikan Pak Dedi kurang lebih [USD]1,1 [miliar], berarti Rp17 triliun, gede banget, dan banyak diisi oleh furniture impor.

Oleh sebab itu, segera masukkan semua produksi mebel kita ke e-katalog agar memudahkan. Artinya, memang bolanya dari Bapak-Ibu semuanya, mau membuka diri untuk berpartner dan mau mengambil pasar di dalam negeri 100 persen, mestinya diambil oleh Asmindo, mestinya.

Saya rasa, itu yang ingin saya sampaikan. Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, IFFINA Indonesia Mebel & Design Expo 2023 saya nyatakan dibuka.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan Terbaru