Perlu Kesatuan Langkah, Presiden Sebut Pertemuan Dengan Bupati Bisa Setahun Tiga Kali

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 23 Januari 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 138.461 Kali
Presiden Jokowi memberikan pengarahan dalam pertemuan dengan Bupati, di Istana Bogor, Jabar, Jumat (23/1)

Presiden Jokowi memberikan pengarahan dalam pertemuan dengan Bupati, di Istana Bogor, Jabar, Jumat (23/1)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Jumat (23/1), di Istana Bogor, Jawa Barat, kembali bertemu dengan para bupati. Kali ini yang mendapat kesempatan bertemu dengan Presiden dan Wakil Presiden adalah dengan para bupati wilayah sebagian Sumatera, Bali, NTB, NTT, dan Kalimantan.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa pertemuan seperti ini tidak hanya akan dilakukan setahun sekali, bisa dua kali, bisa tiga kali, tergantung keperluannya.

Menurut Presiden, konsolidasi organisasi dalam sebuah negara besar seperti Indonesia sangat diperlukan sekali. “Karena apapun gagasan besar, visi besar, rencana besar harus didukung bersama, digotong bersama, sehingga menjadi sebuah kesatuan langkah,” ujarnya.

Presiden Jokowi berharap, dengan cara-cara itu seluruh kegiatan yang akan dilakukan semuanya nanti dari atas sampai bawah, dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kabupaten/kota semuanya bisa seiring dan sejalan.

Sementara dalam pertemuan tersebut, sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo melaporkan bahwa pertemuan ini gelombang kedua.

“Bupati yang hadir siap mendapatkan arahan awal. Kedua mohon Bapak dapat menampng keluhan, kendala, permasalahan di daerah,” ujar Tjahjo.

Mendagri menegaskan, seluruh  bupati siap mendukung kebijakan nasional dan pemerintah pusat siap menyerap dan mendengarkan aspirasi seluruh permasalahan yang ada di daerah.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Bappenas Andrinov Chaniago, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Kepala Staf Kepresidenan Luhut B. Pandjaitan.

(Humas Setkab/ES)

 

Berita Terbaru