Pertemuan dengan Kontingen Timnas Indonesia U-16, 4 Oktober 2018, di Istana Merdeka, Jakarta

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 4 Oktober 2018
Kategori: Sambutan
Dibaca: 1.867 Kali

Yang pertama, saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perjuangan keras, kerja keras Saudara-saudara semuanya, baik dalam kompetisi tingkat ASEAN yang lalu, kemudian tingkat Asia. Saya kira saya melihat di TV perjuangan yang mati-matian, perjuangan keras, dan hasilnya bisa kita lihat.

Saya senang banget waktu Saudara-saudara melawan Iran menang, waduh saya senang banget. Melawan India, 0-0 wah senang lagi saya. Waktu lawan Australia, awal waktu gol pertama saya senang banget. Wah menang lagi nih, menang, menang. Tapi memang masih memerlukan kerja keras lagi untuk sebuah capaian yang lebih baik. Saya kira kesempatan dan peluang masih banyak.

Saya titip kepada Pak Menpora agar tim ini betul-betul dijaga, pelatihnya dijaga, ofisial, semuanya dijaga agar tetap kompak, terus menanjak ke umur U-19 nantinya, dan juga dijaga lagi menginjak ke tim senior nantinya. Karena saya lihat betul-betul Saudara-saudara ini memiliki sebuah talenta, sebuah bakat. Tetapi biasanya, menjadi menurun setelah U-19, saya amati dari dulu, kalau sudah masuk ke tim utama. Karena apa? Adanya perubahan gaya hidup. Tolong ini dijaga betul. Sudahlah tetap seperti ini, kerja keras. Nantinya misalnya sudah mulai banyak income, banyak pendapatan ditabung untuk hari-hari ke depan kita, ditabung, jangan mengubah gaya hidup kita. Tetap rendah hati, tetap kerja keras, tetap berjuang keras, kalau ada pendapatan yang lebih ditabung, saya titip itu saja. Kalau itu betul-betul semuanya bisa menjaga, tidak mengubah gaya hidup, saya optimis Timnas U-16 ini akan menjadi tim kebanggaan negara ini dalam 5, 10 tahun, 15 tahun yang akan datang.

Saya rasa itu sebagai pengantar.

Terima kasih.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sambutan Terbaru