Dari Pelajar hingga Pengemudi Ojol, Merdeka Run 2026 Jadi Pengalaman Baru Peserta

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 28 Agustus 2026
Kategori: Berita
Dibaca: 64 Kali

Bela bersama dua putranya, Kiel dan Morris, saat pengambilan race pack Merdeka Run 2026 di Wisma Serbaguna Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat, 28 Agustus 2026. (Foto: Humas Setkab/Azka)

Merdeka Run 2026 tidak hanya diikuti oleh pelari berpengalaman. Ajang yang digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia tersebut juga menjadi pengalaman baru bagi peserta dari berbagai usia dan latar belakang.

Semangat itu terlihat dari keluarga Bela bersama dua putranya, Kiel dan Morris. Dua pelajar berusia 12 dan 10 tahun tersebut siap mengikuti kategori lari 8 kilometer bersama ribuan peserta lainnya.

Kiel mengaku telah mempersiapkan diri dengan menjalani latihan sebelum mengikuti Merdeka Run 2026. Bahkan, satu minggu sebelum perlombaan, ia telah menjalani peak training dengan jarak 21 kilometer.

“Sebelum satu minggu sebelum ini saya itu udah peak training. Jadi latihan berat untuk terakhir kalinya untuk acara ini. Peak training-nya itu 21 kilo,” ujar Kiel.

Sementara itu, sang adik, Morris, juga mempersiapkan diri sesuai dengan kondisinya. Saat kurang enak badan, ia memilih tetap melakukan latihan dengan bersepeda.

Menurut Bela, Kiel sebelumnya telah memiliki pengalaman mengikuti ajang lari dan mampu menempuh jarak half marathon. Sementara bagi Morris, Merdeka Run 2026 menjadi pengalaman pertamanya mengikuti ajang lari.

Antusiasme mencoba pengalaman baru juga datang dari Iqbal dan Abi. Keduanya mengaku baru pertama kali mengikuti ajang lari.

Iqbal, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek daring, mengaku mengikuti Merdeka Run 2026 untuk mencoba pengalaman baru sekaligus menjaga kebugaran.

“Jujur baru pertama kali ikutan lari. Besok mau nyoba aja sih. Jadi buat pengalaman lah, biar badan sehat. Nggak di motor terus,” ujar Iqbal.

Meski belum memiliki persiapan latihan khusus karena kesibukan bekerja, Iqbal tetap antusias mengikuti perlombaan. Ia bahkan berharap dapat kembali ambil bagian apabila Merdeka Run kembali digelar.

Sementara itu, Abi mengatakan dirinya tertarik mengikuti Merdeka Run karena ingin mendapatkan pengalaman dan merasakan suasana berlari bersama-sama dalam sebuah acara lari.

Keikutsertaan Kiel, Morris, Iqbal, dan Abi menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang bagi pelari yang telah berpengalaman. Dari pelajar hingga pekerja dengan berbagai aktivitas sehari-hari, setiap peserta memiliki alasan dan pengalaman masing-masing untuk mengambil bagian dalam perayaan kemerdekaan melalui olahraga. (LYS/AIT)

Berita Terbaru