Pidato Presiden RI Joko Widodo Saat Mengumumkan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, di Istana Negara, Jakarta, 18 November 2014

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 18 November 2014
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 37.066 Kali

Assalamu Alaikum Wr. Wb.

Selamat malam, salam sejahtera bagi kita semua

Dari waktu ke waktu kita sebagai bangsa kerap dihadapkan pada pilihan yang sulit. Meski demikian, kita harus memilih dan mengambil keputusan.

Hari ini setelah melalui serangkaian pembahasan di siding kabinet, di kantor teknis di Menko Perekonomian, dan di rapat terbatas di Istana, pemerintah memutuskan untuk melakukan pengalihan subsidi BBM dari sektor konsumtif ke sektor-sektor produktif.

Selama ini negara membutuhkan anggaran untuk membangun infrastruktur, untuk membangun pendidikan dan kesehatan, namun anggaran ini tidak tersedia karena dihamburkan untuk subsidi BBM.

Sebagai konsukensi dari pengalihan subsidi tersebut, saya selaku Presiden Republik Indonesia menetapkan harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 WIB terhitung sejak tanggal 18 November 2014. Harga Premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga Solar ditetapkan dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

Untuk rakyat kurang mampu disiapkan perlindungan sosial berupa paket Kartu Keluarga Sejahtera, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar, yang dapat juga digunakan untuk menjaga daya beli rakyat, dan memulai usaha-usaha di sektor ekonomi produktif.

Pasti akan bermunculan pendapat yang setuju dan tidak setuju. Pemerintah sangat menghargai setiap masukan-masukan.

Semoga keputusan pengalihan subsidi pada sektor produktif ini merupakan jalan pembuka untuk menghadirkan anggaran belanja yang lebih bermanfaat bagi masyarakan Indonesia secara keseluruhan.

Demikian yang bisa saya sampaikan,

Assalamu alaikum Wr. Wb.

 

Transkrip Pidato Terbaru