Pidato Presiden RI pada Peresmian Masjid Fatahillah Balaikota DKI Jakarta Tanggal 29 Januari 2015

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 29 Januari 2016
Kategori: Transkrip Pidato
Dibaca: 8.566 Kali

Bismillahirahmanirahim, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yang saya hormati seluruh Menteri Kabinet Kerja, yang saya hormati Gubernur Provinsi DKI Jakarta beserta jajaran Forkompinda dan seluruh jajaran pemerintahan di DKI Jakarta yang hadir, yang saya hormati Ketua Majelis Ulama Indonesia yang juga hadir pada siang hari ini Bapak KH Ma’ruf Amin beserta jajaran MUI, hadirin pada undangan yang berbahagia.

Tadi yang disampaikan pak Gubernur tadi keliru, salah, memang saya kira buka saya saja, Gubernur-Gubernur sebelumnya juga sama, pingin balaikota ini punya masjid. Saya juga sama saat itu pingin balaikota punya masjid tetapi nyatanya sampai waktu saya habis jadi Gubernur tidak ketemu tempatnya dimana, mana yang harus dirombak. Dan alhamdulillah di bawah Gubernur Bapak Basuki Tjahaya Purnama,Pak Ahok, masjid ini bisa diwujudkan dan jadi.

Kalau rencana saya kira semua Gubernur dulu-dulu juga pingin termasuk saya, jadi keliru pak Gubernur tadi keliru. Bukan meneruskan memang punya rencana, bukan meneruskan tetapi memang ini dilaksanakan penuh mulai Pak Basuki Tjahaya Purnama. Kemudian juga Masjid Raya Jakarta, saya dulu masuk Jakarta kaget juga. Saya pikir Masjid Istiqlal itu miliknya DKI Jakarta, dijawab oleh pak kyai saat itu, bukan Pak, itu milik nasional Pak, bukan milik DKI Jakarta, terus Masjid Raya Jakarta dimana. Belum ada Pak, pas era Bapak nanti kalau bisa dibuat, ya udah, cari-cari tanah ternyata juga ada juga dipinggir-pinggir, sangat sulit sekali mencari lahannya. Tetapi ya alhamdulillah dapat di Daan Mogot. Saya itu hanya kebagian meletakan batu pertamanya saja, tetapi pelaksanaanya 100% ada pada Pak Ahok, jadi yang kedua tadi keliru.

Jadi kembali lagi ke masjid yang ada di Balaikota, karyawan kita di sini sangat banyak ribuan banyaknya, dan sekarang ini alhamdulillah kalau jumatan tidak jauh-jauh bisa di dalam kota, di dalam kantor di sini dan berapa Pak Gub hampir 2000, besar sekali, alhamdulillah, saya harapkan Masjid Fatahillah ini merupakan simbol bagi lingkungan di kantor pemerintah di Provinsi DKI, bisa memberikan semangat baru dan kita harapkan  Masjid Fatahillah nanti bisa menjadi pusat kebajikan dalam kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT.

Saya kira itu sedikit yang bisa saya sampaikan pada kesempatan yang baik ini, saya tadi menyampaikan hanya mengkelirukan apa yang disampaikan Pak Gub, akhirnya kata dengan mengucap bismillahirahmanirahim, Masjid Fatahillah pada siang hari ini saya nyatakan diresmikan.

Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Transkrip Pidato Terbaru