Pimpin Ratas Bahas KEIN, Seskab: Presiden Minta Masukan yang Out of the Box

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 10 Februari 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 21.667 Kali
IMG_20160210_161826_148

Seskab Pramono Anung menjelaskan kepada wartawan usai Rapat Terbatas membahas koordinasi Komite Ekonomi dan Industri Nasional dengan Pemerintah di Kantor Presiden, Jakarta (10/2). (Foto:Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) di Kantor Presiden, Jakarta siang hari ini (10/2). Ratas kali ini membahas tentang koordinasi antara Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) dengan pemerintah, dalam hal ini Presiden, Wakil Presiden, dan jajaran menteri yang ada.

Dalam konferensi pers usai Ratas tersebut, Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menyampaikan bahwa ada tiga tugas KEIN. “Kalau disingkat itu ada kajian, saran, dan masukan. Jadi intinya tiga itu,” jelas Seskab.

Lebih lanjut Seskab menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan kajian adalah, melakukan kajian terhadap permasalahan ekonomi dan industri, baik skala nasional, global, maupun internasional.

Hal kedua tugas KEIN, menurut Seskab, menyampaikan saran terhadap hal-hal yang strategis dan menentukan kebijakan ekonomi dan industri nasional kepada Presiden. “Diminta atau tidak diminta, dan mekanismenya adalah mekanisme kabinet tentunya kepada Presiden. Tentunya Seskab akan memberikan memo kepada Presiden mengenai laporan tersebut,” tambah Seskab.

Poin ketiga yang penting, menurut Seskab, adalah memberi masukan pada Presiden di luar hal-hal yang dikerjakan oleh menteri dan K/L. “Karena Presiden menginginkan mendapat masukan yang disebut dengan tugas yang out of the box, yang tidak biasa,” tegas Pramono. Seskab juga menyampaikan bahwa Presiden juga menegaskan untuk meminta masukan kepada KEIN untuk hal yang berkaitan dengan infrastruktur dan deregulasi, karena inilah yang akan dilakukan perbaikan.

Terakhir, Seskab menyampaikan bahwa KEIN diharapkan membuat semacam second opinion dari apa yang sudah dilakukan oleh K/L. “Sehingga Presiden dalam hal ini, yang oleh presiden disebut dengan peta jalan (road map) itu bisa mendapatkan masukan dari teman-teman KEIN,” pungkas Seskab akhiri penjelasannya kepada wartawan di Kantor Presiden, Jakarta.

Ratas yang dipimpin oleh Presiden tersebut, turut dihadiri juga oleh Wapres Jusuf Kalla, Menko Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menko Bidang PMK Puan Maharani, Menko Bidang Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Seskab Pramono Anung, Menkeu Bambang Brodjonegoro, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menteri ATR/Kepala BPN Ferry M. Baldan, Menpar Arief Yahya, Menkes Nila Moeloek, Menteri KUKM AAGN Puspayoga, KSP Teten Masduki, dan Ketua KEIN Soetrisno Bachir serta seluruh Anggota KEIN. (DND/EN/OJI/ES)

Berita Terbaru