Pramono: Pesan Ibu Sederhana, Wariskan Nama Baik ke Anak-anak

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 7 Januari 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 32.137 Kali
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla memanjatkan doa di depan jenazah Ibunda Seskab Pramono Anung pada Rabu (6/1) di kediaman Seskab. (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla memanjatkan doa di depan jenazah ibunda Seskab Pramono Anung. (Foto: Humas/Jay)

Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung meminta maaf atas nama pribadi apabila ada kesalahan dari almarhumah ibundanya Hj. Sumarni Prajitno binti Prawirosediro, yang meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Rabu (6/1) sore.

“Tentunya karena selama ini ibu hidup di Kediri, bagi teman-teman ibu yang  tidak sempat untuk melayat tentu kami minta maafnya,” kata Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung kepada wartawan, di rumah duka Jl. H Ambas, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (6/1) malam.

Pramono menilai, ibunya adalah role model bagi dirinya, dan mungkin ia anak yang setiap hari menelpon. “Hampir setiap hari enggak pernah enggak.  Termasuk tadi alhamdulillah saya juga bisa menghantar beliau dengan wafatnya walaupun tadi ada rapat terbatas saya tinggalkan, izin Presiden dan wakil Presiden,” ujar Pramono seraya menyebutkan, pukul 15.00 WIB ia sempat azan buat ibunya, dan pukul 15.17 beliau sudah pergi.

Mengenai pesan almarhumah ibunya, Hj. Sumarni Prajitno binti Prawirosediro, menurut Pramono,

pesannya sederhana. “Dulu kamu diwariskan nama baik oleh orang tua, wariskan nama baik dari kamu ke anak-anak, begitu ya,” ungkapnya.

Dimakamkan di Yogya

Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD RI Irman Gusman, Rabu (6/1) malam, tampak datang melayat rumah duka di Jl. H Ambas, Cipete, Jakarta Selatan, yang disambut langsung oleh Seskab Pramono Anung.

Pada Kamis (7/1) siang, jenazah almarhumah Hj. Sumarni, yang merupakan ibu kandung Seskab Pramono Anung, diberangkatkan ke Yogyakarta, dan tiba sekitar pukul 12.00 WIB untuk dimakamkan di pemakaman Keluarga Pandawa, Kyai Kertayuda, Padukuhan Ngentak RT 1 RW 1, Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Sleman.

Tampak hadir di pemakaman antara lain Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (FID/OJI/DNS/ES)

Berita Terbaru