Presiden Ingatkan Peternak Lindungi Plasma Nutfah Domba Garut

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 28 Agustus 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 31.781 Kali
Presiden Jokowi berfoto bersama dengan peternak domba Garut dan kambing, Sabtu (27/8), di Kebun Raya Bogor. (Foto: Humas/Oji)

Presiden Jokowi berfoto bersama dengan peternak domba Garut dan kambing, Sabtu (27/8), di Kebun Raya Bogor. (Foto: Humas/Oji)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para peternak domba untuk menjaga, melindungi, dan memproteksi plasma nutfah atau bibit ternaknya yang paling bagus. Hal itu disampaikan Presiden saat melakukan temu wicara dengan peternak yang tergabung dalam Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI), Sabtu (27/8) pagi, di Kebun Raya Bogor, Jawa Barat.

“Plasma nutfah harus betul dijaga, betul-betul dilindungi, diproteksi jangan sampai dibeli negara yang lain, yang itu bibit paling bagus,” kata Presiden di hadapan peternak.

Presiden juga mengingatkan peternak untuk tidak tergiur tawaran menjual plasma nutfah meskipun dengan harga yang sangat mahal karena akan mengakibatkan hilangnya keturunan dalam jangka panjang.

“Misalnya biasa beli Rp100 juta, dibeli Rp300 juta hati-hati, jangan hanya masalah uang tapi proses jangka panjang untuk melindungi plasma nuftah kita betul-betul harus dijaga. Saya titip itu karena yang bisa menjaga domba kita, kambing kita, ternak kita adalah Bapak/Ibu semuanya,” pungkas Presiden Jokowi.

Ternak Rakyat
Pada kesempatan ini, Presiden Jokowi juga mengungkapkan kambing dan domba merupakan hewan ternak yang cocok untuk dikelola oleh rakyat. Kedua hewan ini memiliki daur perkembangbiakan yang cepat.

“Umur panennya lebih pendek, lebih cepat dibanding pelihara sapi, dua tahun dua kali beranak. Saya kira untuk ternak rakyat jauh lebih bagus dan saya kira modalnya tidak besar, tidak butuh lahan yang luas,” ujar Presiden.

Presiden juga meminta kepada Menteri Pertanian untuk mensosialisasikan kepada masyarakat mengenai daging kambing sebagai jenis makanan yang aman untuk dikonsumsi.

“Daging kambing itu lebih sehat. Saya juga tiap hari makan sate kambing juga engak apa-apa, kolesterol saya juga masih rendah,” cerita Presiden. (RAH/UN)

Berita Terbaru