Presiden Jokowi Ajak Raja Yordania Kerjasama Suarakan Persatuan Umat Islam Dunia

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 22 April 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 41.391 Kali
Presiden Jokowi menyambut Raja Yordania Abdullah sebelum melakuka pembicaraan bilateral di sela-sela KAA, di JCC Jakarta, Rabu (22/4)

Presiden Jokowi menyambut Raja Yordania Abdullah sebelum melakukan pembicaraan bilateral di sela-sela KAA, di JCC Jakarta, Rabu (22/4)

Seusai melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe, Presiden Jokowi Widodo (Jokowi) menerima kunjungan Raja Yordania Abdullah, di Assembly 1, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (22/4) siang.

Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi mengajak Raja Abdullah agar Pemerintah Yordania bisa bekerja sama dengan Indonesia untuk menyuarakan persatuan umat Islam di dunia.

Selain itu, Presiden Jokowi berharap agar Yordania mendukung Indonesia dalam pencalonannya menjadi anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).

Sementara di bidang perdagangan, Presiden Jokowi berharap Yordania bisa meningkatkan impor produk dari Indonesia, seperti CPO dan tekstil. Sebaliknya, Presiden Jokowi  juga menawarkan kerjasama dalam impor fosfor.

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta Raja Abdullah untuk menjadikan Yordania sebagai pintu ekspor Indonesia di Timur Tengah.

Presiden Jokowi juga mengundang investor Yordania untuk menanamkan modal di sektor infrastruktur di Indonesia.

Apresiasi Yordania

Sementara itu Raja Yordania Abdullah menyampaikan apresiasi atas kerjasama Indonesia dalam membela dunia Islam dunia. Karena itu, Raja Abdullah meyakini Indonesia akan mendapat banyak dukungan untuk menjadi anggota DK PBB.

Raja Yordania berharap ada peningkatan business to business di atara kedua negara untuk kepentingan bersama. Dan secara khusus, Raja Abdullah berharap ada kerjasama peningkatan kapabilitas di bidang kesehatan.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu adalah Menko Perekonomian Sofyan Djalil, Menlu Retno L.P. Marsudi, Menteri Perdagangan Rahmat Gobel, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto. (Humas Setkab/ES)

 

 

Berita Terbaru