Presiden Jokowi Akan Hadiri Forum OBOR di Beijing

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 12 Mei 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 22.850 Kali
Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir bersama Direktur Asia Timur Pasifik Edi Yusuf memberikan keterangan pers soal Forum OBOR, di kantor Kemlu, Jakarta, Jumat (12/5) siang.

Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir (kiri) bersama Direktur Asia Timur Pasifik Edi Yusuf memberikan keterangan pers soal Forum OBOR, di kantor Kemlu, Jakarta, Jumat (12/5) siang.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan berangkat ke Beijing, China, Sabtu (13/5) besok, guna menghadiri pertemuan Forum One Belt One Road (OBOR), yang akan digelar di negara tersebut pada Minggu – Senin (14-15 Mei) ini. Selain Presiden Jokowi, pertemuan tersebut juga akan dihadiri oleh sekitar 20 kepala negara/pemerintahan.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arrmanatha Nasir mengatakan, tujuan pemerintah RI menghadiri forum tersebut adalah untuk melihat posisi dan peluang Indonesia dalam rencana strategi pembangunan OBOR tersebut.

“Kehadiran Indonesia, tujuan utamanya meningkatkan kerja sama percepatan pembangunan infrastruktur nasional, seperti yang terkait dengan pembangunan pelabuhan, tol, dan sebagainya,” kata Arrmanatha dalam konferensi pers, di kantor Kemlu, Jakarta, Jumat (12/5) siang.

Selain itu, lanjut Jurubicara Kemlu itu, kehadiran pemerintah Indonesia dalam pertemuan Forum OBOR itu juga bertujuan untuk mendapatkan dukungan bagi implementasi cetak biru (blueprint) konektivitas dan pembangunan infrastruktur nasional.

Armanatha menjelaskan, pertemuan yang akan dihadiri oleh sekitar 20 kepala negara/pemerintahan itu, bertujuan untuk membahas rencana konsep “One Belt One Road” (OBOR), yakni suatu strategi pembangunan yang diusulkan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping yang berfokus pada konektivitas dan kerja sama antarnegara, terutama antara China dan seluruh negara Eurasia, yang terdiri atas dua komponen utama jalur ekonomi – jalur sutra darat dan jalur sutra maritim.

Selain menghadiri Forum OBOR, dalam kunjungannya ke Beijing itu, Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Swiss, Perdana Menteri Fiji, dan Sekretaris Jenderal Partai Demokratik Liberal Jepang.

Wajar

Secara terpisah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi K. Sumadi mengemukakan, keikutsertaan Indonesia dalam Forum OBOR itu merupakan suatu kelaziman karena saat ini China adalah negara investor terbesar di dunia, dan Indonesia membutuhkan investasi asing untuk mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur di dalam negeri.

“Saya pikir menjadi suatu yang common (wajar) kita masuk ke suatu sistem, kalau ada suatu inisiasi internasional itu kita manfaatkan sebagai bagian yang kita kembangkan,” kata Menhub.

Menurut Menhub, saat ini timnya tengah menyiapkan proposal proyek infrastruktur perhubungan yang akan diajukan ke Obor, antara lain proyek infrastruktur kereta api, pelabuhan, dan bandara.

“Ya, itu di antaranya, bisa juga bandara kalau mungkin ya, ini kan fleksibel. Kita sedang memberikan suatu proposal di beberapa titik, dan saya kan bagian dari kelompok itu, nanti ada lagi dari Pak Jonan, Menteri Pariwisata, dan lain-lain,” kata Menhub usai pembukaan Konferensi Tingkat Menteri IORA ke-2 tentang Ekonomi Biru di Jakarta, Rabu (10/5) lalu. (ANT/ES)

 

 

Berita Terbaru