Presiden Jokowi Hadiri Jamuan Santap Malam Presiden Biden

Oleh Humas     Dipublikasikan pada 13 Mei 2022
Kategori: Berita
Dibaca: 494 Kali

Presiden Jokowi menghadiri jamuan santap malam antara pemimpin negara-negara ASEAN dengan Presiden AS Joe Biden, di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (12/05/2022).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri jamuan santap malam antara pemimpin negara-negara ASEAN dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Acara jamuan tersebut digelar di Gedung Putih, Washington DC, Kamis (12/05/2022) malam waktu setempat (WS) atau Jumat  (13/05/2022) pagi waktu Indonesia.

Dari Hotel Ritz-Carlton, Presiden Jokowi berangkat menuju Gedung Putih dan tiba sekitar pukul 17.20 WS. Presiden Jokowi langsung disambut oleh Presiden Biden lalu kemudian bersalaman, berfoto bersama, dan menandatangani buku tamu kenegaraan.

Setelahnya, Presiden Jokowi bersama dengan pemimpin negara-negara ASEAN lainnya melakukan sesi foto bersama dengan menghadap Monumen Nasional. Presiden Jokowi kemudian menuju Blue Room untuk mengikuti jamuan santap malam.

Dalam jamuan santap malam tersebut, Presiden Jokowi mendapatkan kehormatan untuk membalas toast Presiden Biden.

Dalam statement pengantar toast, Presiden Jokowi menyebut bahwa KTT Khusus ASEAN-AS merupakan momentum tepat untuk memperkuat kemitraan ASEAN-AS ke depan dan menyambut baik secara prinsip kesepakatan ASEAN-AS untuk memiliki kemitraan strategis komprehensif. Kemitraan Strategis Komprehensif merupakan status kemitraan yang paling tinggi.

“Kemitraan ini sangat penting di tengah situasi dunia yang dipenuhi ketidakpastian saat ini. Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk mengangkat gelas bagi kemitraan ASEAN-AS yang terus berkontribusi bagi penguatan nilai multilateralisme, perdamaian dan stabilitas kawasan, motor penggerak kesejahteraan kawasan,” ujar Presiden Jokowi.

Sekitar pukul 20.00 WS, jamuan santap malam tersebut selesai dan Presiden Jokowi meninggalkan Gedung Putih untuk kembali menuju Hotel Ritz-Carlton. Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan tersebut yaitu Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (BPMI SETPRES/UN)

Berita Terbaru