Presiden Jokowi Ingatkan Dana Desa Digunakan Untuk Pekerjaan Yang Dibutuhkan Rakyat

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 5 Desember 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 33.398 Kali
Presiden Jokowi melihat proyek penampungan air yang dibangun dengan Dana Desa, di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutaikartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (5/12) pagi. (Foto: Deny S/Humas)

Presiden Jokowi melihat proyek penampungan air yang dibangun dengan Dana Desa, di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutaikartanegara, Kalimantan Timur, Senin (5/12) pagi. (Foto: Humas/Deni)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, agar Dana Desa yang dikucurkan pemerintah setiap tahunnya diarahkan pemanfaatannya untuk mengerjakan apa yang dibutuhkan rakyat di desa tersebut. Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau proyek Dana Desa di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutaikartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (5/12) pagi.

Presiden menunjuk contoh penggunaan Dana Desa di desa tersebut yang digunakan untuk pembuatan embung penampung air. “Di sini air kalau pas hujan gini enggak masalah. Tapi Begitu masuk ke kemarau menjadi masalah besar, baik air untuk minum, sama air untuk kebun maupun sawah. Jadi yang dikejar itu sudah betul,” ujarnya.

Dengan dana Rp 500 juta, desa tersebut bisa membuat embung tanpa menggunakan plastik sebesar 1 hektar di Kalimantan. Jika dibandingkan di Jawa, Presiden menilai angka ini lebih murah. Ia menyebutkan, di Jawa untuk embung sebesar 1 hektar membutuhkan dana sekitar kira-kira Rp 1 miliar untuk embung dengan plastik.

“Tahun depan ini, memang kita mau kejar yang namanya embung, yang namanya kantong air, untuk semua desa yang musim kemaraunya sangat membutuhkan air. Semuanya,” tegas Presiden seraya mengakui, jika seperti tahun-tahun sebelumnya implementasi dana desa sendiri baru terlihat akhir Desember ini.

Selesai Akhir 2018

Menyinggung pembangunan jalan Balikpapan – Samarinda, Presiden Jokowi mengharapkan akan bisa diselesaikan pada akhir 2018 mendatang. Ia menyebutkan, saat ini pembebasan lahan untuk jalan tol sudah selesai dilakukan.

“Kira-kira maksimum akhir 2018 selesai. Insha allah selesai. Sudah. Nanti akan diteruskan lagi. Ini juga baru dihitung, saya juga masih belum dapat jawaban dari Samarinda Bontang,” kata Presiden.

Selain melihat pembuatan embung atau kantong air di Desa Tani Bhakti, dalam peninjauan tersebut Presiden Jokowi juga meninjau pembuatan tandon air di desa tersebut.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi, Menteri Desa PDTT Eko Sanjoyo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala, dan Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana. (RMI/DNS/ES)

Berita Terbaru