Presiden Jokowi: Jika Bisa Teladani Nabi Muhammad, Indonesia Akan Jadi Negara Besar

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 3 Januari 2015
Kategori: Berita
Dibaca: 174.703 Kali
Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/1) malam

Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/1) malam

Meskipun tidak mudah dilakukan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak umat Islam Indonesia untuk meneladani sifat-sifat dari Nabi Muhammad SAW. Jika kita  bisa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam gaya hidup sehari-hari kita, Presiden meyakini Indonesia bisa menjadi negara yang besar, makmur dan sejahtera.

Saat menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Istana Negara Jakarta, Jumat (2/1) malam, Presiden Jokowi  mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, mengandung hikmah untuk meneladani pikiran, ucapan dan semua tindakan Nabi Muhammad SAW.

Presiden meyakini, jika kita  bisa meneladani Nabi Muhammad SAW dalam gaya hidup sehari-hari kita, ia  meyakini Indonesia bisa menjadi negara yang besar, makmur dan sejahtera.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, lanjut Presiden, harus lebih dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran umat Islam, menuju Islam yang mengedepankan nilai-nilai keadilan, keberadaban dan toleransi dengan sesama.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus lebih kita maknai sebagai upaya untuk meningkatkan peran umat Islam menuju Islam yang rahmatan lil alamin, atau Islam yang memberi rahmat bagi semesta alam,” tutur Jokowi.

Untuk itulah, kata Presiden Jokowi, kita perlu membangun tatanan peradaban Islam yang peduli. Tatanan peradaban Islam yang menebarkan perdamaian. Tatanan peradaban Islam yang menebarkan keadilan dan toleransi.

Dalam acara yang dihadiri oleh Ibu Negara Iriana Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla itu, Presiden Jokowi juga menyinggung terjadinya dua musibah besar di penghujung 2014, yaitu bencana longsor di Dusun Jemblung Desa Sampang Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah dan insiden jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 dalam penerbangan dari Surabaya menuju Singapura.

Presiden Jokowi mengajak masyarakat Indonesia agar di awal tahun ini mendoakan warga korban bencana maupun musibah.

“Secara khusus, marilah kita mendoakan saudara-saudara kita yang meninggalkan kita, baik yang tertimpa musibah maupun yang tertimpa bencana. Semoga saudara-saudara kita yang wafat yang meninggal diterima amal ibadahnya dan diampuni segala khilaf dan salahnya. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” kata Presiden Jokowi mengimbau masyarakat.

Tampak hadir dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu antara lain Ketua MA M. Hatta Ali, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin, para menteri Kabinet Kerja, dan para duta besar negara sahabat. (*/ES)

Berita Terbaru