Presiden Jokowi Lakukan Kunjungan Kerja ke Bandung dan Bali

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 22 Februari 2018
Kategori: Berita
Dibaca: 19.039 Kali
Presiden Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, dari Pangkan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/2) pagi. (Foto: Setpres)

Presiden Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/2) pagi. (Foto: Setpres)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/2) pagi, bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan kunjungan kerja.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden (Setpres), Bey Machmudin mengatakan, dari Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, Presiden dan rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU.

“Di sini, Presiden akan menanam pohon yang menandakan dimulainya revitalisasi sungai Citarum,”kata Bey dalam siaran persnya pagi ini.

Dari Kabupaten Bandung, lanjut Bey, Presiden dan rombongan akan kembali ke Kota Bandung dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Di Kota Bandung, Presiden akan meninjau pelayanan di salah satu rumah sakit.

Sebelum meninggalkan Kota Bandung, Presiden akan memberikan pengarahan kepada peserta Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI).

Sore harinya, menurut Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Setpres itu, Presiden dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.

Setibanya di Bali, Presiden dan rombongan langsung menuju hotel tempat menginap selama berada di Bali untuk melanjutkan kunjungan kerja pada esok harinya.

Turut menyertai Presiden dalam penerbangan menuju Bandung, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, dan Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit. (BPMI Setpres/ES)

Berita Terbaru