Presiden Jokowi Minta LRT Palembang Selesai Sebelum Asian Games Dimulai

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 3 Maret 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 28.038 Kali
Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada pers saat meninjau pembangunan LRT di Palembang, Sumsel (3/3). (Foto:Humas/Jay)

Presiden Jokowi memberikan keterangan kepada pers saat meninjau pembangunan LRT di Palembang, Sumsel (3/3). (Foto:Humas/Jay)

Seusai melaksanakan kunjungan kerja di Sumatera Utara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan agendanya ke Palembang, Sumatera Selatan (3/3). Awali agendanya, Presiden Jokowi melihat maket rancangan pembangunan light rail transit (LRT) melalui tayangan video.

Saat memberikan arahannya, Presiden Jokowi menyampaikan proses awal rencana pembangunan LRT yang terjadi pada bulan September 2015 lalu. “Gubernur Sumsel menyampaikan kepada saya bahwa di Palembang sudah sebagian jalan itu macet, sehingga beliau mengusulkan agar dari airport menuju ke kota ada transportasi massalnya, dan saya katakan setuju,” cerita Presiden.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa jika masalah lahan telah disiapkan pemerintah provinsi maka untuk konstruksi dan LRT-nya bagian pemerintah pusat semuanya. “Pak Gubernur juga menyampaikan setuju. Kemudian keluar perpres di bulan November,” tambah Presiden.

Pada bulan November, menurut Presiden, keluar perpres untuk pembangunan LRT di Palembang, Sumsel. “Dengan catatan LRT ini akan dipakai dalam jangka pendek utuk Asian Games 2018, tetapi dalam jangka panjang transportasi massal di semua kota di Indonesia sudah sangat diperlukan karena di semua kota besar pasti sudah sangat macet,” tambah Presiden seraya menyampaikan bahwa ini adalah visi semuanya ke depan seperti itu.

Kemudian yang ketiga, tambah Presiden, harus ada koneksi antara darat dan udara menuju ke kota. “Airport menuju ke kota itu harus ada transportasi massal. Dalam jangka panjang mungkin kita memberikan kepada mobil-mobil pribadi untuk masuk ke airport, masuk kota harus dikurangi, sehingga ini juga visi jangka panjang transportasi massal di Palembang, Sumsel,” tambah Presiden.

Presiden Jokowi mengharapkan LRT tersebut dapat selesai sebelum Asian Games dimulai. Mengenai anggaran, Presiden menyampaikan bahwa jumlahnya kurang lebih 7 triliun semuanya dari pemerintah pusat. “Tanggung jawab penuh pemerintah daerah ada di masalah pembebasan lahan, baik untuk jalurnya maupun utuk deponya. Semuanya tanggung jawab pemprov,” jelas Presiden.

Mengenai pekerjaan yang sekarang sedang berjalan, menurut Presiden, jika hal ini terus dilakukan maka pusat dan daerah akan bisa selesai dengan sangat cepat. “September, November keluar (perpres, red), Desember sudah kerja konstruksi dan sekarang bisa kita lihat dari airport menuju ke kota, ke Jakabaring semuanya sudah dimulai konstruksinya,” jelas Presiden.

Mengenai kendala yang dihadapi, Presiden menanyakan hal tersebut juga kepada Gubernur Sumatera Selatan. “Tadi saya tanyakan Pak Gubernur, apakah ada masalah, dijawab tidak ada. Juga ke Menteri Perhubungan dan Direktur Waskita Karya juga tidak ada masalah,” tutur Presiden.

Saat meninjau ke lapangan, Presiden Jokowi sampaikan sering menanyakan apakah ada masalah ataukah tidak. “Kalau ada masalah kecil silakan selesaikan di bawah, tapi kalau masalah besar akan saya ambl alih. Ini enggak ¬†ada masalah,” pungkas Presiden.

Dalam acara kunjungan kerja kali ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menhub Ignasius Jonan, dan Gubernur Provinsi Sumatera Selatan Alex Noerdin. (SM/EN)

Berita Terbaru