Presiden Jokowi Minta Menteri/Kepala Lembaga Aktif Awasi Proyek Strategis Nasional

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 14 Februari 2017
Kategori: Berita
Dibaca: 24.817 Kali
Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas tentang Proyek Strategis Nasional, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/2) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin rapat terbatas tentang Proyek Strategis Nasional, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/2) siang. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, pelaksanaan  proyek strategis nasional dan program prioritas di berbagai pelosok tanah air, tidak hanya terus dikerjakan, tetapi juga harus dikontrol, harus dicek, harus diawasi di lapangan, karena memang kuncinya berada pada eksekusi dan pada pengawasan.

Untuk itu, Presiden meminta Menteri dan Kepala Lembaga terus melihat secara detail eksekusi dari program strategis nasional dan program-program prioritas di setiap provinsi, apakah sudah berjalan sesuai dengan rencana, apakah ada hambatan atau kendala yang dihadapi.

“Semakin cepat kita menyelesaikan segala sumbatan yang ada di lapangan, maka program itu akan semakin cepat dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” kata Presiden Jokowi dalam pengantarnya pada Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional dan Program Prioritas, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (14/2) siang.

Untuk itu, Presiden Jokowi meminta agar diperkuat koordinasi, sinergi dengan para gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah.

Rapat terbatas tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menko PMK Puan Maharani, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menhub Budi K. Sumadi, Menkses Nila F. Moloek, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabrano.

(RMI/SM/FID/RAH/ES)

 

 

 

Berita Terbaru