Presiden Jokowi Minta Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Gempa di Aceh Dilakukan Secepatnya

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 16 Desember 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 27.394 Kali
Presiden Jokowi dan Seskab Pramono Anung terlibat diskusi sebelum ratas dimulai, Jumat (16/12). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi dan Seskab Pramono Anung terlibat dalam diskusi sebelum ratas dimulai, Jumat (16/12). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar penanganan pasca bencana gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 Skala Richter (SR), di Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12) lalu, yakni proses rehabilitasi dan rekonstruksi secepat-cepatnya dimulai.

“Saya minta nanti bantuan dari TNI, dari Panglima TNI agar ini juga dikerahkan dalam proses rekonstruksi yang segera akan dimulai, baik yang untuk rusak berat, untuk rusak sedang, maupun rusak ringan,” kata Presiden Jokowi saat memimpin Rapat Terbatas, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (16/12) siang.
Menurut Presiden, sudah dua kali dirinya mengunjungi daerah terdampak bencana, bencana gempa bumi di Pidie, di Pidie Jaya, dan di Bireuen di Aceh.

“Saya melihat bahwa penanganan di awal, 3 hari setelah kejadian sangat cepat dan sangat bagus sekali,” kata Presiden.

Kemudian pada kunjungan yang kedua, yang dilakukannya pasca melakukan kunjungan kenegaraan ke India dan Iran, Kamis (15/12) kemarin, Presiden Jokowi mengaku ingin memastikan bahwa seluruh rakyat mendapatkan bantuan, seluruh rakyat mendapatkan pelayanan dan penanganan yang baik.

“Mulai dari bantuan pelayanan kesehatan, bantuan santunan kematian, ketersediaan logistik bagi pengungsi, bantuan untuk anak-anak, maupun pembangunan kembali fasilitas-fasilitas umum, baik kantor pemerintah, sekolah, masjid, dan juga rumah-rumah warga yang rusak,” papar Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menyampaikan laporan dan langkah-langkah konsolidasi dan koordinasi, terutama dalam soal jumlah dalam kaitannya dengan lokasi dan jenis kebutuhan yang diperlukan.

“Saya ingin agar semuanya bisa dikerjakan secepat-cepatnya terkait dengan penanganan pasca bencana agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi secepat-cepatnya dimulai,” tegas Presiden.

Rapat tersebut dihadiri antara lain oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menko Polhukam Wiranto, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menkeu Sri Mulyani, Menperin Airlangga Hartarto, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bamban Brodjonegoro, dan Mensos Khofifah Indar Parawansa. (FID/ES)

Lihat juga:
Video Pengantar Presiden pada Rapat Terbatas Penanganan Bencana Gempa Bumi di Aceh
Video Keterangan Pers pada Rapat Terbatas Penanganan Bencana Gempa Bumi di Aceh
Transkripsi Pengantar Presiden pada Rapat Terbatas Penanganan Bencana Gempa Bumi di Aceh

Berita Terbaru