Presiden Jokowi : Pembangunan Pasar Mama-Mama Harus Tuntas Dalam 10 Bulan

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 30 April 2016
Kategori: Berita
Dibaca: 34.246 Kali
Presiden Jokowi saat groundbreaking Pasar Budaya Mama-Mama, di Jayapura, Papua, Sabtu (28/4). (Foto: BPMI)

Presiden Jokowi saat groundbreaking Pasar Budaya Mama-Mama, di Jayapura, Papua, Sabtu (28/4). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi), Sabtu (29/4), melakukan Groundbreaking Pembangunan Pasar Budaya Mama-Mama Papua di Jayapura. Presiden, dalam sambutannya saat groundbreaking, meminta kepada menteri-menteri terkait agar pembangunan pasar dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu tahun atau sekitar 10 bulan karena sudah ditunggu mama-mama.

“Sudah, dikerjakan 10 bulan. Siap nggak 10 bulan?” tanya Presiden kepada Menteri BUMN Rini Soemarno selaku koordinator dari pembangunan pasar tersebut, yang dijawab siap oleh Menteri BUMN.

Presiden juga merasa gembira karena akan dibangunnya pasar kerajinan di lantai 2, selain pasar basah dan pasar kering.

“Pasar basah saya titip jangan kalah dengan mall. Nanti kalau sudah jadi, pasar harus bersih, tidak becek, tidak bau,” ujar Presiden.

Presiden Jokowi meminta kepada Wali Kota Jayapura Benhur Tommy Mano agar pedagang di pasar basah dibuatkan seragam atau menggunakan celemek.

“Biar tambah cantik. Biar tidak kalah dengan jualan yang di mall atau supermarket. Mama-mama mau kan,” kata Presiden.

Presiden juga memberitahukan rahasia kepada mama-mama agar pembeli berkunjung kembali.

“Kalau pembeli datang, semua harus tersenyum. Kalau jualan harus senyum, kalau tidak, siapa mau beli. Itu yang akan sebabkan pembeli datang lagi, datang lagi. Kalau penjualnya galak-galak, siapa mau datang?,” ujar Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri BUMN Rini Soemarno, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki dan Gubernur Papua Lukas Enembe. (TKP/ES)

Berita Terbaru