Presiden Jokowi Resmikan Pengeboran Sudetan Kali Ciliwung, Jakarta

Oleh Humas
Dipublikasikan pada 20 Februari 2015
Kategori: Nusantara
Dibaca: 42.704 Kali
Presiden Jokowi didampingi Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menekan sirena tanda dimulainya peresmian sudetan Kali CIliwing, di Jakarta, Rabu (18/2)

Presiden Jokowi didampingi Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama menekan sirena tanda dimulainya peresmian sudetan Kali CIliwing, di Jakarta, Rabu (18/2)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat  (PU dan Pera) Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) meresmikan dimulainya pengeboran outlet sudetan Ciliwung ke Kanal Banjir Timur (KBT), Jakarta, Rabu (18/2) sore.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, sodetan Ciliwung-KBT dikerjakan, diteruskan,” kata Presiden sambil menekan sirine dalam acara yang dilaksanakan bersamaan dengan kunjungan (blusukan)nya ke kawasan rawan banjir di wilayah DKI Jakarta.

Sebelumnya Menteri PU dan Pera Basuki Hadimuljono melaporkan, sudah ada lima pipa yang masuk, atau panjang (pipa) menjadi 12,5 meter dalam sudetan Kali Ciliwung itu. Direncanakan pelaksanaannya mencapai 3-5 meter per hari.

Menteri mentarget proyek pengeboran sudetan Ciliwung dapat beroperasi pada awal 2016, sedangkan untuk pengeborannya sendiri akan rampung selesai  bulan Oktober tahun ini.

“Mudah-mudahan target operasinya bisa tepat waktu, asalkan proses pembebasan lahannya bisa cepat selesai,” ujar Basuki.

Menurut Menteri PU dan Pera, saat ini pemerintah belum berhasil membebaskan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan inlet Sudetan Ciliwung yang berlokasi di kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. Ia menyebutkan, lahan tersebut sebenarnya milik negara, namun saat ini dilokasi tersebut diduduki oleh warga, dan untuk membebaskan itu, Pemda DKI akan menyalurkan uang kerohiman kepada masyarakat disana.

Lokasi pekerjaan sudetan kali Ciliwung berada di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Awal sudetan di kali Ciliwung kelurahan Bidara Cina, dan akhir sudetan di kali Cipinang atau Kanal Banjir Timur kelurahan Cipinang Besar Selatan.

Panjang sudetan adalah 1,27 km dengan diameter dalam pipa 3,5 meter dan diameter luar pipa adalah 4 meter. “Sudetan dengan nilai kontrak Rp 492,6 miliar tersebut nantinya dapat mengalirkan sebagian debit banjir kali Ciliwung sebesar 60m3/detik ke Kanal Banjir Timur(KBT) sehingga akan mengurangi potensi banjir pada beberapa kawasan hilir di kali Ciliwung,” pungkas Basuki.

(Puskom PU/ES)

Nusantara Terbaru